Selasa, 24 Mei 2022
23 Syawal 1443

Kementerian PUPR dan Dewan Air Asia Gelar International Water Week di Labuan Bajo

Tangkapan layar Acara Pembukaan Asia International Water Week 2022 - inilah.com
Tangkapan layar Acara Pembukaan Asia International Water Week 2022

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia bersama dengan Asia Water Council (AWC) atau Dewan Air Asia menjadi tuan rumah dalam perhelatan The 2nd Asia International Water Week (AIWW) pada 14 – 16 Maret 2022 di Labuan Bajo, NTT, Indonesia. Konferensi ini merupakan rangkaian acara kepresidenan G20 yang akan diselenggarakan oleh pemerintah Indonesia, dan juga sebagai persiapan Indonesia menjadi tuan rumah World Water Forum (WWF) ke-10 pada tahun 2024 mendatang.

Wakil Presiden Republik Indonesia, K.H. Ma’ruf Amin direncanakan membuka The 2nd AIWW bersama dengan Presiden Asia Water Council, Dr. Jae-hyeon Park dengan keynote speech yang akan disampaikan oleh Ki-Moon Ban, Sekretaris Jenderal PBB ke-8. AIWW pertama kali diselenggarakan di Gyeongju City, Korea Selatan pada 20-23 September 2017 untuk membahas secara bersama urgensi pemecahan masalah krisis air dengan memperkuat kemitraan publik-swasta serta mempercepat implementasi aksi mitigasi dan adaptasi secara global. Pada kesempatan ini juga, Menko Perekonomian, Airlangga Hartanto akan menyampaikan sambutan selamat datang kepada para undangan dan delegasi dari berbagai institusi dalam maupun luar negeri untuk mengikuti The 2nd AIWW di Labuan Bajo.

Baca juga
Rekomendasi Lima Saham Saat IHSG Beri Sinyal Tren Turun

The 2nd AIWW mengundang para menteri, pakar dan praktisi dari beberapa negara, pemimpin lembaga publik dan perusahaan air, serta pembuat undang-undang atau legislator dari negara anggota Asia Assembly Water Council (AAWC) untuk berbagi praktik terbaik dan pembelajaran, kebijakan air inovatif dan solusi teknis dengan tema ‘Sustainable, Clean, and Sufficient Water for All.’ The 2nd AIWW 2022 ini menjadi sangat strategis dikaitkan dengan upaya global untuk segera keluar dari situasi Pandemi Covid 19 yang sudah berlangsung 2 tahun. Urgensi mengatasi Krisis Air dan memastikan ketersedian air bersih keluar dari Pandemi Covid 19 yang disebabkan SARS-CoV-2 akan menjadi topik bahasan utama pada pertemuan di Labuan Bajo yang akan membawa pesan penting berupa ‘Asia to World Statement’, ‘Asia Water Issue’ dan ‘Water Project Business Forum’ ke Forum Air Dunia (World Water Forum) ke 9 yang akan diselenggarakan oleh Dewan Air Dunia (World Water Council) di Dakar-Senegal pada tangaal 21-26 Maret 2022 yang akan datang.

Baca juga
Kementerian PUPR Bangun TPA Sampah di Nunukan

Asia to World Statement merupakan komitmen berbagai organisasi air dari Asia yang dilandasi oleh kesamaan persepsi tentang air sebagai sumber daya yang makin kritis dan terbatas. Pernyataan ini terdiri dari klausul-klausul yang memuat pesan-pesan kunci dari setiap negara dan organisasi internasional dalam rangka meningkatkan kesejahteraan melalui air di negara tersebut.

“AIWW ke-2 akan menjadi kesempatan besar bagi kami untuk menunjukkan bagaimana solusi praktis dapat dicapai melalui berbagi proses, mulai dari perencanaan hingga implementasi, menggunakan teknologi terbaru dan partisipasi publik serta tindak lanjut yang dianggap sebagai nilai inti dari prosedur kerja AWC untuk menyelesaikan masalah air di Asia terkait dengan Sustainable Development Goals (SDG’s) serta menyuarakan pesan kepada dunia”, ujar Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia, Basuki Hadimulyono yang merupakan salah satu pendiri dari AWC pada tahun 2016 lalu.

Baca juga
Agen Top Dunia Mino Raiola Dikabarkan Meninggal Dunia

Selain program unggulannya, dalam The 2nd AIWW juga diselenggarakan Plenary Session yang membahas mengenai Smart-Eco City di Ibu Kota Negara (IKN) Indonesia serta Hubungan antara The 2nd AIWW dan The 9th World Water Forum. Konferensi ini juga menyajikan Spesial Session dalam 8 tema yang berbeda serta pameran terkait air baik secara fisik maupun secara virtual sebagai bagian dari berdaptasi terhadap Pandemi Covid 19. Dalam konferensi ini juga diselenggarakan Ministrial Meeting yang dipimpin oleh Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono yang akan melakukan pertukaran ide dan pengalaman dari berbagai negara serta mengembangkan inisiatif baru dan kolaborasi antar anggota AWC dalam pengelolaan sumber daya air yang lebih baik di kawasan Asia Pasifik.

Tinggalkan Komentar