Sabtu, 03 Desember 2022
09 Jumadil Awwal 1444

Kenaikan Harga BBM Bakal Picu Efek Domino, Salah Satunya Terkait Pangan

Minggu, 04 Sep 2022 - 01:48 WIB
0903 055946 F605 Inilah.com 1536x1024 - inilah.com
Petugas mengganti tampilan harga BBM di SPBU, kawasan Pasar Baru, Jakarta Selatan. (Foto: Inilah.com/Didik Setiawan).

Anggota Komisi VII DPR RI Sartono menjelaskan, kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi akan memberikan efek domino yang merugikan masyarakat secara signifikan. Sebab, beberapa waktu sebelum harga BBM naik, beberapa harga pangan sudah melonjak.

“Saya yakin bahwa dengan kenaikan BBM ini, dampak sangat signifikan terhadap daya beli masyarakat. Inflasi pasti akan mengalami kenaikan, harga pangan akan kembali naik. Sudah naik, naik lagi,” tutur kata Sartono kepada Inilah.com, Sabtu (3/9/2022)

Dengan begitu, dia menilai masyarakat dari kalangan menegah akan menahan daya belanjanya. Kondisi ini mempengaruhi permintaan pada industri.

Selain itu, lanjut Sartono, serapan tenaga kerja yang makin berkurang juga akan menjadi dampak dari kenaikan BBM ini.

Baca juga
Foto: Beli Pertalite Pakai Aplikasi My Pertamina Mulai 1 Juli 2022

Kebocoran Subsidi

Dalam penjelasannya, anggota DPR RI asal Fraksi Partai Demokrat itu turut menyoroti kebocoran subsidi seiring naiknya harga BBM Pertalite, Pertamax, dan Solar.

“Kalau kita bisa menekan kebocoran subsidi, otomatis kita tidak harus menaikan harga BBM,” kata Sartono.

Ia menyebut, keseriusan pemerintah dalam menanggulangi kebocoran subsidi BBM itu patut dipertanyakan.

Sebelumnya, pemerintah menaikkan harga BBM subsidi Pertalite menjadi Rp10 ribu per liter dari sebelumnya Rp7.650 per liter mulai Sabtu pukul 14.30 WIB. Kenaikan juga terjadi pada BBM subsidi solar dari Rp5.150 per liter menjadi Rp6.800 per liter. Kemudian, untuk Pertamax, naik dari Rp12.500 per liter menjadi Rp14.500 per liter.

Baca juga
BP dan Shell Berani Turunkan Harga BBM, Pertamina Nanti Dulu

 

Tinggalkan Komentar