Sabtu, 02 Juli 2022
03 Dzul Hijjah 1443

Kenali Gangguan Alergi Saluran Cerna pada Anak

Kamis, 14 Okt 2021 - 03:41 WIB
Kenali Gangguan Alergi Saluran Cerna pada Anak - inilah.com
istimewa

Orang tua memiliki peran penting dalam memahami dan mengenali gejala alergi pada si Kecil agar mendapat penanganan yang tepat sehingga asupan nutrisi anak tetap terpenuhi dan tidak menghambat tumbuh kembang anak.

Dokter Spesialis Anak Konsultan Gastro Hepatologi dr. Frieda Handayani Sp.A (K) menjelaskan bahwa saluran cerna pada anak masih rentan, antara lain karena organ saluran cerna belum berfungsi sempurna, oleh karenanya saluran cerna seringkali mengalami gangguan seperti konstipasi.  

Selain itu, gangguan saluran cerna pada anak juga dapat merupakan manifestasi alergi, seperti alergi susu sapi. 

“Pada umumnya, orang tua sulit membedakan apakah gangguan saluran cerna yang dialami anak disebabkan karena gangguan fungsional atau merupakan manifestasi alergi. Padahal, penting sekali untuk dapat mengenali penyebab gangguan saluran cerna tersebut karena membutuhkan penanganan yang berbeda”, papar Dokter Spesialis Anak Konsultan Gastro Hepatologi dr. Frieda Handayani Sp.A (K), saat temu media virtual Danone Specialized Nutrition Indonesia Gejala Alergi Saluran Cerna VS Gangguan Saluran Cerna Fungsional: Cara Membedakannya, Jakarta, Rabu (13/10/2021).

Baca juga
Inilah Sebab Anak jadi Pilih-Pilih Makanan

Gangguan saluran cerna yang disebabkan karena alergi, pada umumnya juga disertai dengan gejala alergi lainnya yang terjadi pada kulit ataupun saluran pernapasan. 

Selanjutnya dr. Frieda menambahkan, gangguan saluran cerna dapat menyebabkan terganggunya asupan nutrisi pada anak sehingga bila tidak ditangani dengan tepat dapat menyebabkan terhambatnya tumbuh kembang si Kecil. 

“Sedangkan penyakit alergi dapat memberikan dampak negatif jangka panjang sehingga mengganggu kualitas hidup dan tumbuh kembang si Kecil. Oleh karena itu, tindakan promotif dan preventif sejak dini menjadi hal sangat penting untuk mengatasi penyakit alergi,” tambahnya. 

Angka kejadian alergi makanan pada anak di Indonesia khususnya alergi susu sapi (ASS) terus meningkat. 

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mencatat angka kejadian ASS 2-7,5 persen dengan kasus tertinggi terjadi pada usia awal kehidupan si Kecil. 

Gejala alergi umumnya bermanifestasi pada saluran pernapasan, kulit, serta saluran cerna. 

Gangguan di saluran cerna menjadi gejala alergi paling tinggi terjadi dengan persentase sebanyak 50-60 persen misalnya berupa konstipasi. 

Tinggalkan Komentar