Kenapa Masyarakat Indonesia Sakit tapi Tidak Berobat ke Rumah Sakit?

Kenapa Masyarakat Indonesia Sakit tapi Tidak Berobat ke Rumah Sakit?  - inilah.com
istimewa

Tidak sedikit masyarakat yang terbiasa ketika sakit justru malah membeli obat bukan berobat. Buktinya, dari sumber data BPS 2019, ada sekitar 71,5 persen masyarakat Indonesia memilih melakukan swamedikasi atau langsung mengobati diri sendiri dibandingkan berkonsultasi kepada tenaga kesehatan.

Hal tersebut menandakan perilaku pencarian kesehatan atau health-seeking behavior yang masih rendah di Indonesia. Tidak semua orang sakit akan pergi berobat. Kenapa?

Karena, adanya faktor internal yaitu kurangnya pemahaman tentang konsep sehat. Misalnya, terdapat kasus punggung saya sering pegal-pegal sudah dua tahun terakhir. Minggu lalu tiba-tiba kesulitan berjalan, lalu berobat ke dokter ternyata saraf kejepit dan sudah harus dioperasi.

Baca juga  Seleksi Kartu Prakerja Gelombang 19 Sudah Diumumkan, Apa Langkah Selanjutnya?

Menurut WHO, Sehat adalah keadaan yang sempurna baik secara fisik, mental, maupun sosial. Bukan sekedar terbebas dari penyakit.

Seringkali masyarakat menganggap sehat adalah kondisi dimana kita masih dapat secara produktif bekerja, melakukan aktivitas sehari-hati tanpa gangguan. Sehingga mereka mencari pertolongan hanya ketika aktivitasnya sudah terganggu atau keluhan yang sudah lama dan parah.

Adanya rasa takut

Mengutip dari akun instragram @pandemictalks, Rabu, (29/09/2021), adanya rasa takut beberapa orang ke dokter karena akan mengetahui penyakit yang dideritanya.

Hal ini sering terjadi pada kondisi tertentu seperti kanker, kebutuhan menjalani cuci darah, harus minum obat setiap hari, dan lain-lain.

Baca juga  COVID-19 di Indonesia Tambah 434 Kasus

Kondisi ekonomi dan geografis

Kondisi ekonomi juga mempengaruhi seseorang malas ke rumah sakit atau mengakses fasilitas kesehatan. Lokasi fasilitas kesehatan yang jauh dari tempat tinggal membuat seseorang enggan mencari pertolongan diri.

Minimnya dukungan orang di sekitar

Tidak sedikit orang yang sakit mendapat dukungan yang penuh dari keluarganya. Hal ini bisa datang dari keluarga sendiri.

Tinggalkan Komentar