Kamis, 19 Mei 2022
18 Syawal 1443

Kepala PMI Jember Meninggal Dunia Saat Gowes Pagi

Kepala PMI Jember Meningga Dunia Saat Sedang Gowes Pagi

Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI Jember dr Dudung Ari Rusli meninggal dunia saat bersepeda pada Kamis (3/3/2022) pagi. Kepala UDD PMI Jember meninggal dunia pada pukul 09.00 WIB. Yang bersangkutan diduga terkena serangan jantung.

“Iya, meninggal sekitar pukul 09.00 WIB. Diduga serangan jantung,” kata Humas PMI Jember Ghufron Eviyan Efendi di Jember, Jumat (4/3/2022).

Dia mengatakan, Dudung bersepeda bersama teman-temannya sebelum meninggal dunia. Lokasi gowes mereka di dekitar Kecamatan Ambulu.

Saat berada di tengah perjalanan, korban meminta istirahat di sebuah pos atau bilik. Saat sedang beristirahat korban sempat berbaring, dan saat itulah korban menghembuskan nafas terakhirnya.

Baca juga
Pemudik dari Jabotabek Diminta Kembali Sebelum 6 Mei 2022

“Iya, di bilik ada di tepi jalan. Setelah dicek, beliau meninggal,” katanya.

Teman dan warga sekitar langsung menghubungi polisi. Setelah petugas sampai, korban langsung petugas bawa ke puskesmas setempat dan sudah tidak bernyawa.

“Sejak siang hingga sore masih rapat bersama saya. Saat itu beliau terlihat sehat,” kenangnya.

Menurut Ghufron, pihak keluarga tidak akan melakukan permintaan otopsi terhadap jenazah Dudung. Selanjutnya petugas membawa jenazah ke rumah duka untuk proses pemakaman.

“Jenazah dimakamkan di pemakaman umum dekat rumahnya di Desa Ambulu usai salat Ashar,” ujarnya.

dr Dudung Ari Rusli, adalah dokter lulusan Universitas Brawijaya Malang dengan keseharian sebagai Kepala Unit Donor Darah PMI Kabupaten Jember. Ia juga membuka praktek dokter di Jl. Candradimuka Blok A-1 Ambulu.

Baca juga
Stok Darah di PMI Menipis, Yuk Donor Lagi

Pria dengan nama lengkap Dudung Ari Rusli lahir di Jember tanggal 6 Oktober 1966 dari pasangan Ibu Siti Hawa dan Bapak Suharso Jais seorang pendonor lestari.

Menikah pada tahun 1996 dengan wanita asal Kediri bernama Yayuk Mardiani dan memiliki tiga putra dan putri, yaitu Muhammad Haikal Pasha, Queen Latifa Hasna, dan Muhammad Kemal Pasha.

Tinggalkan Komentar