Senin, 23 Mei 2022
22 Syawal 1443

Kesal Kedatangannya Tak Disambut Gubernur, Puan Singgung Ganjar?

Puan Sulawesi Utara
Ketua DPR RI Puan Maharani

Ketua DPR RI Puan Maharani kembali mengaku kesal dengan seorang gubernur yang tidak menyambutnya saat melakukan kunjungan ke sebuah daerah. Meski tidak menyebut siapa gubernur yang dimaksud, namun diduga dirinya menyinggung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Mengingat pada 20 Januari 2022 lalu, Puan menghadiri peresmian Pasar Legi di Solo, Jawa Tengah dan ketika itu Ganjar Pranowo sebagai pemimpin wilayah tidak terlihat selama persemian berlangsung.

Puan menceritakan kekesalannya itu saat berkunjung ke Sulawesi Utara saat memberikan arahan dalam rapat koordinasi tiga pilar PDIP di Luwansa Hotel, Manado pada Rabu (9/2/2022) kemarin.

Baca juga
Survei Capres Litbang Kompas: Anies Kembali Masuk Top 3

“Kenapa saya datang ke Sulawesi Utara itu tiga pilar bisa jalan, jemput saya, ngurusin saya, secara positif ya. Kenapa saya punya gubernur kok nggak bisa kaya begitu,” ujarnya.

Dirinya mengaku menyesal memiliki gubernur yang diusungnya namun tidak mendapat balasan yang setimpal. “Kita udah mati-matian kerja berjuang untuk dia, tiba-tiba begitu jadi dia lupa sama kita,” jelasnya.

Ia merasakan perbedaan penyambutan yang dirasakan sebelumnya dengan yang dialami saat tiba di Sulawesi Utara. Politikus PDIP itu juga memberikan apresiasi kepada Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Sulut Olly Dondokambey yang dinilai mampu membawa PDIP menguasai wilayah Sulawesi Utara.

Baca juga
DKI Siapkan Kompensasi Bau untuk Bantargebang Rp379,5 miliar

Sebelumnya, pada 20 Januari 2022 lalu Gubernur Jateng Ganjar Pranowo tidak muncul saat peresmian Pasar Legi, di Solo, Jateng yang dihadiri Ketua DPR RI Puan Maharani.

Padahal beberapa hari sebelumnya, Puan telah menyatakan bakal hadir untuk meresmikan proyek pasar senilai Rp104 miliar.

Dari jajaran para undangan yang hadir di antaranya Gibran Rakabuming Raka, Wakil Wali Kota Solo Teguh Prakosa, mantan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo dan Achmad Purnomo.

Tinggalkan Komentar