Kesimpulan Gus Nur 10 Bulan Dibui dan Bebas Tanpa Diskon

Kesimpulan Gus Nur 10 Bulan Dibui dan Bebas Tanpa Diskon - inilah.com

Sugi Nur Raharja alias Gus Nur bebas dari Rumah Tahanan (Rutan) Bareskrim Polri setelah menjalani masa hukuman selama 10 bulan penjara. Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan membenarkan Gus Nur telah menghirup udara bebas pada Selasa (24/8/2021). 

“Iya benar,” ucap Ramadhan.

Gus Nur Bahagia 

Pria  yang terkenal sebagai penulis dan pendakwah itu merasa bahagia. Tak hanya saat ke luar dari penjara namun semenjak masuk jeruji besi juga merasa girang. Bahkan suka cita yang begitu besar sampai tak mampu membuat rasa mengeluh menemukan ruang untuk memaksanya merintih akibat terkurung dalam bui.

“Misalkan mengeluh ya Allah bagaimana anak-anakku ternyata di dalam ada punya anak, bahkan ada yang istrinya hamil. Jadi Allah tak kasih celah untuk saya mengeluh,” kata Gus Nur dikutip Inilah.com dalam akun YouTube  MimbarTube, Rabu (25/8/2021). 

Gus Nur justru semakin sibuk melakukan hal-hal positif dan terus sehat. Itu adalah kesimpulannya selama 10 bulan mendekam dalam hotel prodeo. 

“Sibuk ibadah, sibuk konsep rencana kedepannya bagaimana bangsa negara dan agama ini mau dibawa kemana sesuai maqom kita,” ucap pria kelahiran 11 Februari 1974 itu.

Setelah Keluar?

Gus Nur  terkenal dengan video-videonya yang banyak tersebar di dunia maya. Berbagai isu dibahas bahkan ada yang kontroversial.  Setelah keluar dari tahanan? Gus Nur menegaskan perjuangan tetap berkobar. Tak akan kendor tetap berlanjut. Hanya konsepnya berbeda dengan sebelumnya. 

“Kalau ada ada kekuasaan yang menggusur rumah yang rakyat kita akan membangun rumah rakyat. Kalau ada kekuasaan yang membuat rakyat menangis kita akan mengusap air matanya rakyat dengan apapun,” tandasnya.  

Bebas Tanpa Diskon

Diketahui, Gus Nur divonis 10 bulan penjara dan denda Rp50 juta dalam kasus ujaran kebencian dan permusuhan lewat sarana elektronik. Vonis itu dijatuhkan oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 30 Maret 2021. 

Pendakwah nyentrik itu akhirnya bebas karena memang sudah 10 bulan sesuai vonis. Bukan karena remisi. Ingat tak ada diskon apapun ya. 

Baca juga  Pemerintah Bantah Empat Orang WNI di Bekasi Tertular Varian Omicron

Tinggalkan Komentar