Selasa, 29 November 2022
05 Jumadil Awwal 1444

Ketua Badan Promosi Pariwisata Tersangka Penipuan Tiket MotoGP

Rabu, 14 Sep 2022 - 16:38 WIB
Penulis : Wiguna Taher
Parade MotoGP, MotoGP, Mandalika, MotoGP Mandalika, Marc Marquez, Jakarta, Didik Setiawan, Inilah.com - inilah.com
Ilustrasi (Foto:inilah.com)

Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) menetapkan Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Lombok Tengah, sebagai  tersangka kasus dugaan penipuan penjualan tiket MotoGP yang berlangsung pada Maret 2022 di Sirkuit Mandalika.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda NTB Komisaris Besar Polisi Teddy Ristiawan di Mataram, Rabu (14/9/2022) mengatakan, tersangka dalam kasus ini berinisial IW, Ketua BPPD Lombok Tengah. “Oknum ketua BPPD ini kami tetapkan sebagai tersangka berdasarkan hasil gelar perkara,” ucap Teddy.

Sebagai tersangka, jelas dia, penyidik menerapkan sangkaan Pasal 378 KUHP tentang Penipuan. Dari hasil penyidikan, terungkap pelapor yang menjadi korban penipuan dalam kasus ini mengalami kerugian sedikitnya Rp66 juta.

Baca juga
Usai Tes Sirkuit Mandalika, Leher Juara Dunia MotoGP Sakit-sakit

Tersangka IW ditangkap Polisi di wilayah Lombok Tengah, Selasa (13/9). Teddy mengatakan penangkapan IW merupakan bagian dari ketegasan penyidik dalam menangani suatu perkara.

Sebelumnya, polisi sudah mengundang IW untuk hadir memberikan klarifikasi terkait laporan dugaan penipuan ini. Namun, hingga kasus tersebut naik ke tahap penyidikan, IW tidak kujung hadir memenuhi panggilan. “Makanya dilakukan penjemputan paksa,” ucap dia.

Kini berkas menunggu tahap pelimpahan ke jaksa peneliti. Namun, sebelum masuk ke tahap tersebut, penyidik mengagendakan pertemuan antara tersangka dengan pelapor. Penyidik pun telah mengabulkan penangguhan penahanan IW. “Jadi, kami mengupayakan agar kasus ini selesai melalui keadilan restoratif dengan memanggil kedua belah pihak untuk membuat kesepakatan damai dengan catatan pengembalian kerugian,” ujarnya.

Baca juga
Tak Hanya Lukas Enembe, Anggota Dewan di Papua Minta KPK Juga Usut para Bupati

Apabila pertemuan tersebut tidak membuahkan kesepakatan, Teddy memastikan proses hukum akan berlanjut ke tahap penelitian berkas oleh jaksa peneliti.

Tinggalkan Komentar