Senin, 28 November 2022
04 Jumadil Awwal 1444

Ketua Dewan Komisioner OJK 2022-2027 Wajib Miliki Keahlian Spesifik

Senin, 31 Jan 2022 - 15:41 WIB
Penulis : Ahmad Munjin
Ketua Dewan Komisioner OJK - inilah.com
Foto: Istimewa

Calon Ketua dan Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) perlu memiliki keahlian spesifik di industri jasa keuangan. Kemampuan melihat detail masalah sektoral seperti isu pengawasan, pengaduan nasabah, keamanan transaksi, dan literasi keuangan sangat dibutuhkan.

“Sebagai Dewan Komisioner OJK, sebaiknya know how atau expertise di industri keuangan yang spesifik menjadi syarat penting karena industri jasa keuangan relatif luas, ada perbankan, asuransi, fintech, hingga multifinance, tentu masing-masing memiliki problem yang unik,” kata ekonom Bhima Yudhistira di Jakarta, Senin (31/1/2022).

Menurut Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) ini, sebisa mungkin DK OJK ada yang berasal dari profesional dengan jam terbang yang panjang.

Baca juga
OJK Sebut Kasus Mahasiswa IPB Bukan Terjerat Pinjol, Tapi...

Dengan kecepatan perkembangan teknologi yang memunculkan industri baru, payung regulasi yang tepat sangat dibutuhkan. Apabila regulasi terlalu ketat, ia mencontohkan industri asuransi digital (insurtech) yang baru lahir dapat layu sebelum berkembang, sebaliknya aturan yang terlalu longgar juga dapat menimbulkan masalah baru.

“Jadi pengetahuan terkait perkembangan teknologi finansial penting dimiliki oleh DK OJK. Untuk masalah Pinjol ilegal saja kan cukup lama mengatasi persoalan itu, ke depan harapannya bisa lebih responsif,” imbuhnya.

Saat ini, fenomena cryptocurrency dengan transaksi tembus Rp1,7 triliun per hari juga tengah berkembang.

Menurut Bhima diperlukan peran OJK untuk turut mengatur cryptocurrency karena termasuk dalam kategori investasi keuangan digital.

Baca juga
Penukaran Waran, Bank MAS Pede Penuhi Modal Rp3 Triliun

Selanjutnya, Calon Ketua dan Anggota Dewan Komisioner OJK juga harus berintegritas, karena tantangan di jasa keuangan semakin kompleks.

“Maka Dewan Komisioner OJK dituntut untuk profesional tidak berkaitan dengan politik praktisi, khususnya jelang pemilu 2024,” imbuhnya.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang juga Ketua Panitia Seleksi Pemilihan Calon Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK) 2022-2027 telah menetapkan sebanyak 155 nama yang lolos seleksi tahap administrasi DK OJK.

Tinggalkan Komentar