Selasa, 24 Mei 2022
23 Syawal 1443

Ketua DPD LaNyalla: Sistem Politik Kita Membuat Pejabat Mati Rasa

Ketua DPD LaNyalla - inilah.com
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, meminta seluruh Senator tetap konsisten membela kepentingan rakyat meski dengan anggaran minim.

LaNyalla mengungkap total anggaran DPD RI selama satu tahun masih di bawah dari anggaran perjalanan dinas Kementerian Pertanian yang mencapai Rp1,1 triliun per tahun.

Meski demikian, Mantan Ketua Kamar Dagang Indonesia Provinsi Jawa Timur itu tetap meminta Senator DPD RI harus sensitif terhadap penderitaan rakyat yang tengah dihantam berbagai kesulitan ekonomi.

“DPD RI dengan keterbatasan anggaran harus tetap konsisten membela rakyat, terutama terkait hajat hidup masyarakat. Kami siap menampung, mendengar dan menyampaikan aspirasi setiap lapisan masyarakat yang kehidupannya terancam,” kata LaNyalla saat kunjungan Dapil di Jawa Timur, Selasa (5/4/2022).

Baca juga
Kibarkan Bendera Simbol LGBT, Kedubes Inggris tak Hargai Kultur Indonesia

Menurut LaNyalla, seharusnya pejabat semakin menunjukkan peningkatan kinerja dan keberpihakan kepada rakyat. Apalagi eksekutif maupun legislatif dan para penyelenggara negara lainnya dibiayai dengan uang rakyat.

Namun sebaliknya, elite politik, baik petinggi partai dan Menteri-menteri memiliki kecenderungan memperkuat oligarki. Berpihak pada kekuasaan, untuk mendorong penundaan pemilu dan juga pada kepentingan-kepentingan para pengendali pasar.

Mantan Ketua PSSI menyayangkan sistem politik yang dibangun dari demokrasi yang mahal justru membuat elite politik dan elit partai mati rasa.

“Alih-alih menjadi penyambung lidah rakyat, mereka malah sudah tak sensitif lagi dengan masalah rakyat. Suara rakyat tidak lagi didengar,” ujarnya.

Baca juga
Utang Pinjol Rp12 juta, Seorang Ibu di Depok Nekat Gantung Diri

“DPD RI berkomitmen akan terus menyuarakan hak-hak rakyat yang belum dipenuhi oleh negara. Saya mengajak agar rakyat tidak takut menyampaikan aspirasi asalkan dengan cara yang benar dan berdasarkan data yang dapat dipertanggungjawabkan,” pungkas LaNyalla.

Tinggalkan Komentar