Kamis, 07 Juli 2022
08 Dzul Hijjah 1443

Ketua DPD RI Berharap Lahir Bibit Atlit Andalan Tingkat Dunia dari PON Papua

Minggu, 03 Okt 2021 - 23:52 WIB
Ketua DPD RI Berharap Lahir Bibit Atlit Andalan Tingkat Dunia dari PON Papua  - inilah.com



Ketua DPD
RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti berharap perhelatan Pekan Olahraga Nasional
(PON) XX Papua yang mempertemukan Atlit dari semua provinsi akan melahirkan
bibit-bibit unggul atlet nasional berkelas dunia.

Hal itu
disampaikan LaNyalla di sela-sela kunjungan kerjanya ke Papua mendampingi
Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka PON XX Papua.

Dikatakannya,
ajang PON bukan hanya sekadar adu gengsi antarprovinsi, tetapi juga membuka
ruang memantau atlet berprestasi di tiap-tiap cabang olahraga yang
dipertandingkan untuk dipersiapkan berlaga pada perhelatan yang lebih tinggi.

“Momen
PON harus kita jadikan sebagai ajang bergengsi dan paling ideal dalam mencari
bibit unggul atlet nasional yang akan mewakili Indonesia di kancah
internasional untuk mampu menyabet medali dan mengibarkan bendera Merah Putih
di event dunia,” terang LaNyalla, Minggu (3/10/2021).

Senator asal
Jawa Timur itu melanjutkan, PON merupakan puncak pembinaan secara berjenjang
dari daerah hingga nasional. Atlet yang keluar sebagai juara pada ajang PON ini
dapat diyakinkan bisa sukses pada ajang yang lebih tinggi di tingkat dunia.

“Dan
ini sudah banyak yang teruji. Jadi, bersungguh-sungguh dalam pertandingan di
PON pasti akan menjadikan sang juara menjadi atket terbaik dan melangkah ke
jenjang prestasi yang lebih tinggi lagi,” ujar dia.

Mantan Ketua
Umum PSSI itu menilai penyelenggaraan PON XX Papua ini sangat istimewa. Bukan
hanya di selenggarakan di ujung timur Indonesia, melainkan juga pada PON ini
dibangun fasilitas-fasilitas yang berkualitas tingkat internasional, sehingga
mendukung atlet untuk lebih berprestasi.

Meskipun
dalam keadaan extraordinary di tengah pandemi Covid-19 yang masih menghantui,
LaNyalla yakin PON ini akan berdampak positif bagi para atlet untuk merebut
prestasi puncak di level nasional dan berpengaruh pada pencapaian prestasi yang
lebih tinggi.

“Intinya,
PON XX Papua ini merupakan ajang seleksi yang paling ideal, sehingga Indonesia
memiliki wajah-wajah atlet baru menuju prestasi tingkat dunia,” demikian
LaNyalla.

Hanya saja,
beberapa cabang olahraga yang tidak dipertandingkan di PON Papua memang cukup
disayangkan. Mengingat beberapa cabor tersebut dipertandingkan di tingkat
internasional.

PON XX Papua
secara resmi berlangsung 2 Oktober hingga 15 Oktober 2021. Stadion Lukas Enembe
menjadi lokasi utama perhelatan PON XX tersebut, baik pembukaan maupun
penutupan. Mengambil motto Torang Bisa!, PON XX Papua mempertandingkan 56
cabang olahraga (cabor) dan diikuti 6.442 atlet dari 34 provinsi se-Indonesia.
[adv]

Tinggalkan Komentar

×