Selasa, 27 September 2022
01 Rabi'ul Awwal 1444

Ketua KPU Asal Bicara, Tidak Ada Regulasi Membolehkan Kampanye di Kampus

Kamis, 21 Jul 2022 - 19:49 WIB
Tempimageicz7gz(1) - inilah.com
Ketua Komisi Pemilihan Umum RI Hasyim Asyari memberikan keterangan pers di Universitas Brawijaya, Kota Malang, Jawa Timur, Selasa (19/7/2022). Pada kesempatan itu Hasyim menyatakan kampus bisa jadi tempat kampanye. Foto: Antara

Pernyataan Ketua KPU Hasyim Asyari yang menyebutkan kampus bisa menjadi tempat kampanye mendapat reaksi negatif dari politisi. Pernyataan Hasyim tidak tepat lantaran UU No 7/2017 tentang Pemilu melarang kampanye politik digelar di fasilitas pemerintah, tempat ibadah dan fasilitas pendidikan.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menegaskan, selama ini tidak ada regulasi yang mendukung pernyataan Hasyim. Bahkan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 23 Tahun 2018 tentang Kampanye juga menegaskan kampus bukan tempat kampanye politik.

“Karena selama ini kampus menjadi satu tempat yang netral. Sama dengan TNI tempat yang netral tidak dilakukan tempat kampanye. Demikian pula Polri. Demikian pula tempat-tempat ibadah, kita harus hormati,” kata Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, di Jakarta, Kamis (21/7/2022).

Hal yang sama turut disampaikan anggota Komisi II DPR, Guspardi Gaus. Politisi PAN menilai pernyataan Hasyim bisa membenturkan kalangan akademisi dengan parpol. Tak terkecuali mahasiswa.

Baca juga
Sidang Tahunan MPR, Jokowi Kenakan Baju Adat Babel Wapres Baju Adat Solo

“Jangan menimbulkan konflik antara orang kampus dengan partai, atau sesama partai,” kata dia.

Guspardi juga mengingatkan, apabila kampus memang bisa menjadi tempat kampanye maka harus ada regulasi yang mengatur secara komprehensif. Setidaknya tidak menimbulkan polemik di kemudian hari.

“Jangan sampai nanti pemerintah melakukan intervensi karena rektor itu diangkat oleh menteri. Menteri adalah pembantu presiden,” tuturnya.

Selepas menghadiri Sarasehan Kebangsaan di Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur, Selasa (19/7/2022), Hasyim Asyari menyatakan lingkungan kampus bisa dijadikan tempat kampanye. KPU menilai tidak ada yang salah apabila kampus menjadi tempat kampanye politik.

Menurutnya kampus merupakan tempat pengembangan keilmuan, teknologi, dan inovasi yang seharusnya bisa dimanfaatkan oleh partai politik untuk merumuskan sejumlah kebijakan inovatif. Bila perlu, parpol melibatkan kampus untuk merumuskan kebijakan-kebijakan yang inovatif bagi kemajuan bangsa.

Baca juga
Cerita Kamila, Siswi MAN 4 Jakarta Bisa Diterima di 6 Kampus Top Luar Negeri

Hasyim menilai kampus maupun perguruan tinggi, bisa dijadikan tempat kampanye asalkan memenuhi sejumlah ketentuan. Misalnya memberikan ruang yang sama bagi peserta pemilu, untuk menjunjung asas netralitas.

“Mahasiswa pemilih, dosen pemilih, kenapa kampanye di kampus tidak boleh? Mestinya boleh,” tuturnya.

Tinggalkan Komentar