Rabu, 29 Juni 2022
29 1444

Ketua PBNU Dimyati Rois Berpulang, Cak Imin Ajak Kader PKB Salat Gaib

Jumat, 10 Jun 2022 - 10:35 WIB
Smartselect 20220610 090323 Gallery - inilah.com
Tampilan layar laman Instragram PWNU Jawa Tengah tentang berita meninggalnya K.H.Dimyati Rois.

Duka menyelimuti keluarga besar Nadhlatul Ulama (NU). Mustasyar PBNU, KH Dimyati Rois meninggal dunia di Rumah Sakit Tlogorejo, Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Jumat (10/6/2022) dini hari. Ketua PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengajak seluruh kader untuk melaksanakan Salat Gaib mendoakan Stafsus Wapres yang juga pengurus PBNU itu.

Kabar berpulangnya Dimyati awalnya disiarkan melalui akun media sosial Pondok Pesantren APIK Kaliwungu, Kendal, Jateng. Cak Imin lantas mengonfirmasi meninggalnya kiai karismatik itu.

“Para kader harus shalat gaib dan tahlilan, bendera PKB setengah tiang,” kata Imin.

Imin mengaku berduka atas berpulangnya tokoh yang akrab disapa Mbah Dim itu. Selain Ketua Dewan Syuro DPP PKB, Mbah Dim juga Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Baca juga
Said Aqil dan Yahya Staquf, Dua Murid Gus Dur yang Berebut Kursi Ketum PBNU

“Saya atas nama keluarga besar PKB mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas wafatnya KH Dimyati Rois, panutan kita, orang tua kita, pengayom kita,” kata dia.

Mbah Dim, kelahiran Bulukamba, Brebes, 5 Juni 1945 merupakan pengasuh Pondok Pesantren Al-Fadlu wal Fadhilah Jagalan, Kaliwungu, Kendal, Jateng. Rencananya, jenazah akan dimakamkan di kompleks Pondok Pesantren Al-Fadlu 2 di Srogo, Kabupaten Kendal.

Stafsus Wapres, yang juga Ketua PBNU Robikin Emhas ikut berduka atas wafatnya Mbah Dim. “Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun. Saya amat kehilangan atas berpulangnya Mbah Dim,” ujarnya.

Menurut Robikin, almarhum merupakan sosok kiai yang sederhana dan menjadi panutan banyak orang. Dia tidak ragu menganalogikan Mbah Dim seperti mata air yang memberi penyegaran bagi seluruh kalangan tak terkecuali, rakyat kecil.

Baca juga
Kemenag-PBNU Tetapkan 1 Ramadan 1443 H Jatuh pada Minggu 3 April 2022

“Beliau merupakan ‘mata air’ bagi segenap lapisan masyarakat, petani hingga pejabat negeri. Teruntuk K.H. Dimyati Rois Al-Fatihah,” kata Robikin.

 

Tinggalkan Komentar