Sabtu, 02 Juli 2022
03 Dzul Hijjah 1443

Ketua RW Kebon Sirih Sebut MNC Group belum Dapat Izin Bongkar Masjid Al Hurriyah

Senin, 06 Jun 2022 - 18:26 WIB
Penulis : Harris Muda
Editor : Fadly Zikry
Plang Masjid Al Hurriyah - inilah.com
Plang Masjid Al Huriyah Kebon Sirih, Jakarta Pusat - ist

Ketua RW 06, Kelurahan Kebon Sirih, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, Tommy Tampaty mengutuk keras pihak PT GLD Property atau MNC Group atas tindakan pengrusakan Masjid Al Hurriyah hingga kini telah rata dengan tanah.

“Mereka ini (MNC Group) melakukan pengrusakan rumah ibadah sebenarnya,” kata Tommy kepada inilah.com, Senin (6/6/2022).

Saat ini, Tommy harus berurusan dengan pihak berwajib lantaran dilaporkan oleh pihak PT GLD Property atas tuduhan pencemaran nama baik. Tommy dijadwalkan akan memenuhi panggilan Polres Jakarta Pusat pada pekan ini.

“Masjid dibongkar di awal Desember 2020, itu belum dapat izin, karena 5 Januari 2021 Kementerian Agama dan Direktur Wakaf menyurati saya sebetulnya, ini yang perlu kita laporkan balik,” terangnya.

Baca juga
Harga Lagi Tinggi-tingginya, Hary Tanoe Malah Jual Tambang Batubara dengan Harga Murah

PT GLD Property atau MNC Group melaporkan Tommy ke pihak berwajib dengan alasan sang ketua RW melakukan upaya penolakan saat Masjid Al Hurriyah dibongkar termasuk pengibaran sepanduk di jalan Wahid Hasyim.

“Bukan saya yang mencemarkan nama baik. Bagaimana saya pasang spanduk itu malah dilaporkan dengan pasal pencemaran nama baik,” jelas Tommy.

Sebelumnya spanduk yang dibentangkan warga Kebon Sirih berisikan suara penolakan masyarakat penggusuran masjid yang digawangi MNC Group.

Mereka menilai, pemindahan dan pembongkaran masjid yang dibangun di atas tanah wakaf seluas 595 m2 itu dilakukan secara sepihak.

Tanah rumah ibadah umat muslim ditukar guling atau diruislag dengan lahan yang berada di wilayah Pasar Minggu Jakarta Selatan.

Baca juga
Warga Kebon Sirih Tagih Janji Ariza Soal Solusi Masjid Al Hurriyah

Proses tukar guling pun diketahui berada dalam kesepakatan orang-orang yang mengaku sebagai Pengurus Yayasan Al Hurriyah, bukan warga Kebon Sirih, dengan pihak pengembang PT GLD Properti atau PT MNC Properti Group.

“Tangkap dan penjarakan!! Pelaku tukar guling dan pengruskan Masjid Al Hurriyah Kebon Sirih. Kami umat Islam meminta kepada Satgas Mafia Tanah Mabes Polri dan Kejaksaan Agung RI, untuk mengusut pelaku tukar guling dan pengrusakan,” isi spanduk penolakan masyarakat Kebon Sirih terhadap penggusuran masjid yang dilakukan pihak MNC Group.

Tinggalkan Komentar