Sabtu, 02 Juli 2022
03 Dzul Hijjah 1443

Ketum PSSI Punya Bukti Baru Soal Dugaan Pengaturan Skor

Selasa, 23 Nov 2021 - 22:22 WIB
Penulis : Ivan Setyadhi
257981349 665954317727971 7992503787000158382 N - inilah.com
Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan membeberkan sejumlah bukti soal dugaan pengaturan skor yang ramai setelah tayangan Mata Najwa.

Dalam konferensi pers di Kantor PSSI, Jakarta, Selasa (23/11/2021), Iriawan menyebut Bambang meminta sang asisten wasit untuk berpura-pura menjadi wasit Liga 1 di tayangan itu. Namun, asisten wasit tersebut menolak dan mengadukannya kepada Iriawan.

“Asisten wasit Liga 2 itu datang kepada saya. Dia takut berhadapan dengan Bambang Suryo dan diancam. Dia itu sebenarnya tidak terlibat apa-apa. Karena yang bersangkutan tidak mau, Bambang mencari orang lain dan itu menjadi ‘Mr. Y’ di Mata Najwa,” kata pria yang akrab disapa Iwan Bule itu.

Baca juga
Di Beranda Istana Alhambra (10 – Menjadi Khatib dan Imam)

Bambang Suryo adalah sosok yang diduga terlibat dalam pengaturan skor di Liga 3 2021.

Bambang Suryo sendiri juga ada dalam tayangan itu sebagai informan pengaturan skor.

Iwan Bule mengaku mendapatkan kabar bahwa apa yang disampaikan sosok yang disebut “Mr. Y” dalam acara tersebut sudah diatur oleh Bambang Suryo.

Hal itulah yang membuat PSSI tidak mempercayai semua keterangan “Mr. Y” di Mata Najwa.”Jadi seolah-olah wasit itu ‘pemain’ semua. Wasit-wasit Liga 1 yang ada saat ini terpukul dengan situasi ini,” kata Iriawan.

Para perangkat Liga 1 2021-2022 meliputi 37 wasit dan 47 asisten wasit, kata Iriawan, sudah menandatangani dokumen bermaterai di hadapan notaris yang menyatakan bahwa mereka tidak terlibat dalam pengaturan skor dan tidak hadir di Mata Najwa.

Baca juga
Pamer Foto Pengerukan Kali Mampang, Anies: 100% Selesai

Momen itu terjadi ketika PSSI mengadakan pertemuan dengan para wasit dan asisten wasit Liga 1 di Solo pada 17 November 2021.

“Saya melihat mereka mempunyai kejujuran. Kalau ketahuan melakukan sesuatu yang tidak benar, saya memastikan karier mereka akan tamat,” tutur Iriawan.

PSSI, melalui Komite Disiplin (Komdis) Asosiasi Provinsi PSSI Jawa Timur, sudah melaporkan Bambang Suryo, David, Billy dan Anshori yang diduga akan melakukan suap kepada beberapa pemain di Liga 3 Jatim ke Ditreskrimum Polda Jatim.

Tinggalkan Komentar