Kilas Balik Kasus Tes Usap Palsu Habib Rizieq

Kilas Balik Kasus Tes Usap Palsu Habib Rizieq - inilah.com

Pengajuan banding Habib Rizieq Shihab dalam perkara tes usap palsu RS Ummi ditolak Pengadilan Tinggi DKI Jakarta. Ini menguatkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Timur  yang memvonis Habib Rizieq 4
tahun penjara.

Ia dinyatakan bersalah melanggar Pasal 14 ayat (1) UU RI
Nomor 1 Tahun 1946  tentang Peraturan Hukum Pidana juncto Pasal 55 ayat
(1) ke-1 KUHP.  Vonis ini lebih ringan dari tuntutan jaksa. Yakni
menuntut Habib Rizieq dengan hukuman 6 tahun penjara.

“Hari ini telah dibacakan dalam persidangan yang terbuka untuk umum, dan dimana putusannya adalah menguatkan, menerima permohonan banding dari para terdakwa dan penuntut umum,” ujar Humas Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, Binsar Pamopo Pakpahan, di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, Senin (30/08/2021).

Baca juga  Sistem Tata Negara Larang Anggota TNI-Polri Jabat Kepala Daerah

Putusan itu juga menguatkan putusan vonis 1 tahun penjara terhadap menantu Habib Rizieq yakni Habib Hanif Alatas dan Dirut RS Ummi Andi Tatat.

Pendukung Habib Rizieq Ditangkap



Bertepatan dengan putusan banding kasus swab RS Ummi. Massa pendukung Habib Rizieq menggelar long march dari arah perempatan Coca Cola menuju Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

Massa yang menolak dihalau memaksa melintas. Mencegah hal yang tak diinginkan Polisi menembakkan gas air mata ke arah pendukung Habib Rizieq agar segera bubar. Massa lari berhamburan. Tetapi sebagian berusaha melempari petugas dengan batu. Sebanyak 15 orang ditangkap.  

Baca juga  Sidang Kasasi di MA, Kubu HRS Berharap Bebas Atas Nama Keadilan

“Ada dibawa ke Polda Metro 15 orang,” kata Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Setyo Koes Heriyanto.

Kilas Balik Kasus Tes Usap Palsu Habib Rizieq

Kasus tes usap palsu RS Ummi berawal pada 12 November 2020, Habib Rizieq meminta pendampingan dan pemeriksaan kesehatan kepada sebuah lembaga swadaya masyarakat yang bergerak di bidang kedaruratan medis yakni MER-C.

Pada 23 November 2020, tim medis MER-C memeriksa serta melakukan tes swab antigen terhadap Habib Rizieq yang merasa kurang enak badan. Hasilnya positif Covid-19.

Tanggal 24 November 2020, Direktur Utama RS Ummi Bogor Andi Tatat menerima informasi Habib Rizieq akan melakukan check up. Kemudian disiapkan ruangan.

Baca juga  Keroyok Perwira Polisi, Puluhan Anggota PP Ditangkap

Setelah diperiksa Habib Rizieq didiagnosis mengidap sakit pneumonia Covid-19 confirm atau infeksi paru karena Covid-19. Lalu dirawat di ruang tempat pasien yang terpapar Covid-19.

Tetapi tak melaporkan kasus positif Covid-19 itu secara real time. Selain itu, Direktur Utama RS Ummi Andi Tatat juga memberikan pernyataan kepada media bahwa hasil pemeriksaan Habib Rizieq tak mengarah ke gejala Covid-19.

Tinggalkan Komentar