Minggu, 27 November 2022
03 Jumadil Awwal 1444

Klub-klub Besar Eropa Ucapkan Belasungkawa atas Tragedi Kanjuruhan

Minggu, 02 Okt 2022 - 19:48 WIB
Klub Belasungkawa
(ist)

Tragedi yang menewaskan sekitar 130 orang di Stadion Kanjuruhan Malang usai laga Arema FC versus Persebaya Surabaya tak hanya menarikan perhatian publik Tanah Air, tapi juga insan sepak bola di seluruh dunia.

Hal tersebut ditunjukkan dengan ucapan belasungkawa yang diungkapkan oleh sejumlah klub besar Eropa melalui akun media sosialnya, seperti Manchester United, Arsenal, Liverpol, Manchester City, Barcelona, hingga PSG.

Manchester United melalui akun Twitter-nya bersolidaritas dengan menuliskan ucapan duka cita.

Manchester United is deeply saddened by the tragedy in Malang, Indonesia. We send our sincere condolences to the victims, their families, and everyone affected. (Manchester United sangat berduka atas tragedi di Malang, Indonesia. Kami mengirimkan belasungkawa tulus kami kepada para korban, keluarga mereka, dan semua orang yang terkena dampak)”

Belasungkawa

Arsenal, pemuncak klasemen Liga Premier Inggris tak luput bersimpati untuk tragedi Kanjuruhan.

We are deeply saddened to learn of the events in Malang at the Kanjuruhan Stadium Indonesia today. Along with everyone who finds a connection through football, our thoughts are with everyone affected by this tragedy. (Kami sangat sedih mengetahui peristiwa di Stadion Kanjuruhan, Malang Indonesia hari ini. Bersama dengan semua orang yang menemukan koneksi melalui sepak bola, kami bersama semua orang yang terkena dampak tragedi ini)”

Baca juga
MU Dilumat Brentford, Ten Hag dan Dea Gea Kompak Minta Maaf

Liverpool juga menyampaikan hal yang sama. Klub asuhan Jugen Klopp ini juga turut bersedih untuk tragedi di Kanjurungan.

We are deeply saddened to hear of the events at Kanjuruhan Stadium, Malang, Indonesia. The thoughts of everyone at Liverpool Football Club are with all those affected at this time. (Kami sangat sedih mendengar kejadian di Stadion Kanjuruhan, Malang, Indonesia. Pikiran semua orang di Liverpool Football Club bersama semua yang terkena dampak saat ini)”

Klub besar lain asal Inggris, Chelsea, juga ikut mengunggah pesan senada.

All of us at Chelsea Football Club are deeply saddened by the events at the Kanjuruhan Stadium in Indonesia. Our thoughts are with everyone affected by this tragedy. (Kami semua di Chelsea Football Club sangat berduka atas kejadian di Stadion Kanjuruhan di Indonesia. Pikiran kami bersama semua orang yang terkena dampak tragedi ini)”

Baca juga
Pelatih Arema: Saya Hancur, Jika Kami Imbang Ini Tak Akan Terjadi

Belasungkawa

Demikan pula Manchester City. Mereka turut bersimpati atas tragedi dunia sepakbola Tanah Air.

We are deeply saddened to hear of the tragic events at the Kanjuruhan Stadium in Indonesia. Our thoughts are with all those affected. (Kami turut berduka atas kejadian memilukan di Stadion Kanjuruhan di Indonesia. Kami bersama mereka yang berduka)”

Lalu, akun klub raksasa LA Liga Spanyol Barcelona, yakni @FCBarcelona juga menuliskan ucapan duka.

FC Barcelona is pained by the tragic events at Kanjuruhan Stadium in Indonesia and rejects all acts of violence both on and off the field. Our heartfelt condolences go out to the families and friends of the victims. (FC Barcelona berduka atas peristiwa tragis di Stadion Kanjuruhan di Indonesia dan menolak segala tindakan kekerasan baik di dalam maupun luar lapangan. Belasungkawa yang tulus kami sampaikan pada keluarga dan teman-teman korban)”

Baca juga
Barcelona Tutup Pintu untuk Kepulangan Lionel Messi

Belasungkawa

Sementara klub raksasa asal Prancis, PSG, menuliskan,”Paris Saint-Germain would like to offer its deepest condolences to the families and loved ones of those who lost their lives in the stadium tragedy in Malang, Indonesia. (Paris Saint-Germain ingin menyampaikan belasungkawa yang terdalam pada keluarga dan orang-orang terkasih dari mereka yang kehilangan nyawa dalam tragedi di stadion Malang, Indonesia)”

Belasungkawa

Duka yang dirasakan klub-klub besar dari liga Eropa itu merupakan bentuk empati bahwa mereka merasakan duka yang sama sebagaimana duka persepakbolaan di Indonesia. Di sini mereka menunjukkan sepak bola menyatukan masyarakat dunia. Semoga, tragedi Kanjuruhan menjadi yang terakhir.

Tinggalkan Komentar