Senin, 23 Mei 2022
22 Syawal 1443

Koalisi Indonesia Bersatu Besutan Airlangga Ingin Akhiri Polarisasi Politik yang Tajam

Koalisi Indonesia Bersatu Besutan Airlangga Ingin Akhiri Polarisasi Politik yang Tajam
Ace Hasan Syadzily

Pertemuan tiga partai politik yakni Golkar, PAN dan PPP merupakan langkah awal untuk menjajakan koalisi di 2024. Namun pertemuan ketiga parpol ini menyepakati untuk melawan politik indentitas.

“Komitmen kerja sama tiga partai politik, yaitu Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dalam pertemuan tanggal 12 Mei 2022, merupakan langkah awal bagi terbangunnya koalisi bersama partai politik menjelang pemilu 2024,” Kata Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily, Jumat (15/3/2022).

Dia mengakui meski Pemilu masih dua tahun lagi, namun komitmen kerja sama ini membuka peluang adanya keseriusan membangun platform, gagasan dan ide.

Selain itu, disepakati bersama dalam perjuangan melanjutkan pembangunan untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat.

Baca juga
Ade Yasin Masih Jabat Ketua DPW PPP Jabar

“Ketiga partai politik telah memiliki pengalaman dalam pemerintah dan dalam dinamika politik bangsa. Dengan visi partai yang dimilikinya dan berbagai pengalaman politik, kesemuanya bersepakat untuk menyatukan diri membangun koalisi yang disebut Koalisi Indonesia Bersatu,” jelasnya.

Ace mengatakan, dua Pilpres terakhir menyisakan trauma mendalam karena menimbulkan pembelahan sosial dan polarisasi yang masih tersisa hingga saat ini.

“Pembelahan sosial ini seperti sulit dijembatani karena dua kutub yang esktrim terus terlibat pertengkaran dan saling caci maki hingga saat ini. Pertengkaran yang tidak ada sumbangsih apa pun untuk kemajuan bangsa,” tuturnya.

Tiga partai ini sepakat bahwa dalam Pemilu 2024 nanti tidak boleh mengalami atau terjebak pada hal yang sama. Koalisi Indonesia Bersatu ini ingin pemilu menjadi ajang kontestasi ide, gagasan, track record, dan prestasi. Selain itu, kesempatan untuk saling membuktikan diri mana yang terbaik di antara para peserta kontestasi.

Baca juga
Militer Rusia Izinkan Warga Sipil Tinggalkan Kota Mariupol Ukraina

Menurutnya, tujuan utama koalisi ini menjadikan Indonesia yang lebih makmur, lebih kaya, dan maju di masa depan. Jika ada persaingan, maka bentuknya harus friendly competition atau persaingan yang akan segera usai setelah pemilu usai. Sebab, bangsa butuh bersatu agar bisa bersama-sama membangun Indonesia.

“Untuk itu kami namakan koalisi ini sebagai Koalisi Indonesia Bersatu. Karena kalau mau membangun, mau maju, mau makmur, tidak akan bisa diperoleh secara maksimal kalau kita tidak kembali bersatu,” jelas Ace.

Dia menjelaskan, Koalisi Indonesia Bersatu diinisiasi oleh tiga partai. Maknanya, kata bersatu merupakan gabungan dari simbol-simbol Golkar, PAN, PPP. BERingin adalah lambangnya Golkar, SuryA (Matahari) PAN, dan BaiTUllah (Ka’bah) PPP.

Baca juga
Kesultanan Kutai Ancam Kirim Jin ke Edy Mulyadi

“Jadilah kalau digabung menjadi Indonesia Bersatu. Kalau dibuatkan filosofinya, ini adalah sebuah harapan, menjadi sebuah koalisi yang berdiri kokoh, tumbuh kuat dan besar berkat sinar matahari, dan mendapatkan ridho dari Allah SWT,” terang Ace.

“Tentu koalisi ini sangatlah inklusif. Kami masih sangat terbuka untuk bekerjasama dengan partai politik lainnya karena yang menyatukan kami adalah kesepakatan gagasan dan ide untuk membangun Indonesia,” tutup Ace.

Tinggalkan Komentar