Kominfo Sudah Putus Akses 4.873 Konten Fintech Ilegal Sejak 2018

Kominfo Sudah Putus Akses 4.873 Konten Fintech Ilegal Sejak 2018 - inilah.com
(ilustrasi)

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate mengatakan bahwa pihak Kementerian Kominfo bersama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia, serta mitra kementerian dan lembaga telah memutus akses ribuan layanan keuangan digital (fintech) yang tidak berizin atau ilegal.

“Sejak tahun 2018 hingga 10 Oktober 2021 telah dilakukan pemutusan akses terhadap 4.873 konten fintech online, yang tersebar di berbagai platform,” jelas Johnny dalam OJK Virtual Innovation Day 2021 secara virtual dari Jakarta, yang dikutip Rabu (13/10/2021).

Menurut Menkominfo, pemerintah dan para mitra kerja tidak akan memberikan ruang bagi setiap konten fintech yang tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Baca juga  Viral Modus Penipuan Melalui 'Add Yours' Instagram, Ini Penjelasan Pakar Siber

“Kita sama-sama punya tugas untuk tidak memberikan ruang kepada konten-konten ilegal atau konten-konten yang tidak sejalan dengan aturan-aturan perundang-perundangan. Agar ruang digital kita menjadi lebih bermanfaat bagi kepentingan masyarakat kita, dan digunakan secara maksimal untuk kemajuan perekonomian kita,” papar Johnny.

Adapun 4.873 konten fintech online tersebut tersebar di berbagai platform seperti website, marketplace, aplikasi, media sosial, dan layanan file sharing.

Menkominfo berharap, penegakan hukum atas maraknya konten ilegal dapat mendorong penggunaan platform digital yang semakin bermanfaat.

“Kita harapkan penegakan hukum ruang digital seperti ini akan mendorong semakin semaraknya fintech kita agar dimanfaatkan secara baik, digunakan demi kemaslahatan dan pembangunan ekonomi serta keuangan nasional kita,” ujarnya.

Baca juga  Notaris Kasus Tanah Nirina Ditangkap di Kalibata, Satu Lagi Masih Buron

Ia juga mengajak Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) dan masyarakat untuk melakukan langkah antisipatif pengembangan teknologi. Hal itu untuk mencegah kebocoran data dan memperkuat firewall untuk menangkal serangan siber serta menyiapkan infrastruktur digital.

“Pemanfaatan infrastruktur digital untuk beragam transaksi digital dilakukan untuk mendukung keuangan digital yang aman,” kata Johnny.

Selain Menkominfo, kegiatan OJK Virtual Innovation Day 2021 yang mengusung tema Building Robust and Sustainable Digital Finance Ecosystem Amid COVID-19 Pandemic juga dihadiri Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Nurhaida dan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.

Tinggalkan Komentar