Selasa, 16 Agustus 2022
18 Muharram 1444

Komisi II DPR Sepakat Usulkan Perppu Terkait Pemilu ke Jokowi

Minggu, 03 Jul 2022 - 21:12 WIB
Anggota Komisi II DPR RI Guspardi Gaus. Foto: dpr.go.id
Anggota Komisi II DPR RI Guspardi Gaus. Foto: dpr.go.id

Komisi II DPR RI menyepakati akan mengusulkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) terkait Pemilu 2024.

Anggota Komisi II DPR, Guspardi Gaus mengatakan, sejauh ini dalam diskusi dan pembicaraan di Komisi II disepakati bahwa Perppu akan diambil untuk mengisi kekosongan instrumen hukum soal Pemilu di lokasi-lokasi itu daripada melakukan revisi UU Nomor 7/2017 tentang Pemilihan Umum.

“Karena itu Komisi II DPR cenderung memilih agar presiden mengeluarkan Perppu terkait munculnya daerah pemilihan karena pemekaran tiga provinsi di Papua dan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara,”  ujar Guspardi di Jakarta, Minggu (3/7/2022).

Baca juga
Firli Sebut 1.291 Tersangka Telah Ditahan Sejak KPK Berdiri

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini mengatakan, kecenderungan fraksi-fraksi di Komisi II DPR menilai jika merevisi UU Pemilu akan membutuhkan waktu yang panjang dan bisa saja merambah kepada klaster-klaster lain.

“Padahal kita hanya akan mengisi kekosongan aturan soal Pemilu karena adanya daerah otonomi baru di tiga provinsi di Papua dan IKN,” kata Guspardi.

Lebih jauh dia menerangkan, bila merujuk pengalaman ketika mengundurkan pelaksanaan Pilkada 2020 dari semula 29 September 2020 menjadi 9 Desember 2020, juga dilakukan melalui Perppu.

Guspardi juga mengingatkan, KPU boleh saja mengusulkan agar dilakukan revisi UU Pemilu, namun yang menentukan adalah DPR dan pemerintah. “KPU itu menyelenggarakan pelaksanaan apa yang kita tetapkan oleh DPR dan pemerintah,” tutur dia.

Baca juga
Patahkan Klaim Luhut, Pakar Bongkar Analisa Big Data Percakapan Pemilu Hanya Sampai 10 Ribu Orang

Selain itu, dia mengatakan, Komisi II DPR, pemerintah, dan penyelenggara pemilu akan membahas terkait penambahan anggaran Pemilu 2024 karena adanya penambahan tiga provinsi di Papua dan IKN.

Ia menambahkan, Komisi II DPR akan menentukan waktu yang tepat untuk membahas berbagai hal terkait Pemilu 2024 bersama pemerintah dan penyelenggara pemilu. “Saat ini baru tahapan pemilu, belum masuk kepada penetapan dapil dan lain sebagainya,” ucap Guspardi.

Tinggalkan Komentar