Jumat, 01 Juli 2022
02 Dzul Hijjah 1443

Komisi Yudisial Sarankan Dua Hakim Konsumsi Sabu di PN Rangkasbitung Dipecat

Jumat, 10 Jun 2022 - 20:54 WIB
Penulis : Aria Triyudha
Ky - inilah.com
Gedung Komisi Yudisial. Foto: setkab.go.id

Komisi Yudisial (KY) menyarankan pemecatan tidak hormat terhadap dua hakim Pengadilan Negeri (PN) Rangkasbitung yang terbukti mengonsumsi narkoba jenis sabu. Saran atau rekomendasi itu menyusul pleno pada Kamis (9/6/2022).

“Hasilnya Komisi Yudisial mengajukan Majelis Kehormatan Hakim (MKH) dengan sanksi pemberhentian tidak hormat,” kata Juru Bicara KY Miko Ginting dalam keterangannya, Jumat (10/6/2022).

Dia menjelaskan, KY saat ini tengah menunggu pemeriksaan MKH. Majelis ini, sambung Miko, kompsosisinya terdiri dari 4 perwakilan KY dan 3 orang dari Mahkamah Agung (MA).

Sebelumnya, dua hakim di PN Rangkasbitung, Lebak, Banten, Yudi Rozadinata dan Danu Arman tertangkap Badan Nasional Narkotika (BNN) Banten saat mengonsumsi sabu. Mereka menggunakan narkoba itu di ruang kerja PN Rangkasbitung, Selasa (17/5/2022).

Baca juga
Kapolri Tinjau Putusan Etik, Sanksi Pecat Intai Brotoseno

Terungkap, Danu Arman merupakan anak Ketua Muda MA Bidang Pidana, Suhadi.

Selain Yudi dan Danu, BNN Banten turut menciduk Aparatur Sipil Negara (ASN) PN Rangkasbitung berinisial RAS (32).

BNN Banten mengamankan alat bukti berupa sabu-sabu seberat 20,634 gram yang dipesan Yudi dari Sumatera. Adapun ASN inisial RAS berperan mengambil pesanan sabu tersebut dari jasa pengiriman.

 

 

Tinggalkan Komentar