Senin, 05 Desember 2022
11 Jumadil Awwal 1444

Komitmen Idealisme Politik Kebangsaan KIB

Jumat, 12 Agu 2022 - 20:27 WIB
KIB kebangsaan - inilah.com
3 Ketua Umum Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) - (Foto: istimewa)

Direktur Eksekutif PARA Syndicate Ari Nurcahyo menilai, Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) berani membentuk koalisi sejak dini berbasis idealisme politik kebangsaan.

“Itu tentu ada kesamaan platform, ada kesamaan kepentingan yang mengikat mereka. Semoga mereka konsisten dengan idealisme politik kebangsaan ini,” kata Ari di Jakarta, Jumat (12/8/2022).

Ari mendorong KIB untuk segera menerjemahkan idealisme politik kebangsaan. Ia berharap KIB secepatnya membuat program nyata.

Terkait KIB yang inklusif, ia menilai partai yang dapat bergabung dengan KIb yaitu partai yang mempunyai pandangan yang sama tentang kebangsaan, salah satunya Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Ari mendasarkan analisisnya pada sikap PSI terhadap politik identitas dan dukungan PSI pada pemerintahan Presiden Joko Widodo. Di sisi lain, KIB berulang kali menegaskan keseriusan untuk menghindari polarisasi, menolak politik identitas, dan melanjutkan program Jokowi.

Baca juga
Jelang Pemilu, NasDem Kian Akrab dengan Dua Parpol

“Saya pikir dua hal ini soal menjaga persatuan, menolak politik identitas, dan bagaimana meneruskan capaian Pak Jokowi untuk periode berikutnya. Kesamaan platform itu potensial buat PSI untuk bergabung,” ujar Ari.

Menurutnya, PSI mempunyai rekam jejak yang begitu keras dalam menolak politik identitas. Sehingga potensi pengabungan itu menjadi besar ketika melihat proyeksi Pemilu 2024 yang kemungkinannya juga masih memunculkan politik identitas.

“Dalam konteks itu sebenarnya apa yang menjadi harapan PSI terkait Pemilu 2024 itu sejalan dengan platform KIB yang beberapa kali ditegaskan soal bagaimana kita menjaga persatuan dan menolak segala bentuk politik identitas yang potensinya cukup kuat di 2024,” tambahnya.

Baca juga
Kode Warna Parpol Calon Anggota KIB Tuai Spekulasi, Pengamat: Perindo dan PSI

Selain itu, PSI juga dinilai memiliki loyalitas pada Presiden Jokowi dan memiliki semangat untuk melanjutkan capaian pemerintahan saat ini.

“Itu kan jadi compliment PSI juga bagaimana legacy Pak Jokowi, capaian Pak Jokowi itu terus bisa dilanjutkan oleh presiden berikutnya. Jadi bukan hanya menjaga legacy tapi juga meneruskan,” tambahnya.

Sebelumnya, dalam berbagai kesempatan, Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto menyebutkan KIB terbuka untuk siapa saja. Saat mendaftar sebagai peserta Pemilu 2024 di KPU, Airlangga kembali menegaskan KIB adalah koalisi yang inklusif.

“Indonesia ini besar, oleh karena itu kita tidak bisa bekerja sendiri, kita harus bisa bekerja bersama, dan kita harus secara inklusif menata negara ini, dan tentu periode 2024 adalah krusial, makanya kita butuh lebih banyak pemikiran agar kita menjadi selamat, menjadi negara yang maju nanti,” ujar Airlangga.

Baca juga
Pertemuan dengan JK Berdampak Positif Bagi Airlangga

KIB sendiri sampai hari ini belum menentukan siapa Capres dan Cawapres yang akan diusung dalam Pilpres 2024. Namun Partai Golkar sudah mantap akan memajukan Airlangga sebagai Calon Presiden.

Tinggalkan Komentar