Sabtu, 28 Mei 2022
27 Syawal 1443

Komnas HAM Temui Warga Dalami Insiden Wadas Purworejo

Komnas HAM Temui Warga Dalami Insiden Wadas Purworejo

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) temui warga Desa Wadas, Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Hal ini guna mencari keterangan mendalam tentang kejadian dan peristiwa penangkapan sejumlah orang Selasa (8/2/2022) lalu.

Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara mengatakan ingin memastikan bahwa hak-hak warga terlindungi, kemudian didengar oleh para pembuat kebijakan.

Komnas HAM meminta Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengevaluasi model pendekatan terhadap warga Wadas yang kemarin juga berkoordinasi dengan aparat kepolisian.

Hal ini harus dilakukan supaya tidak terulang lagi peristiwa seperti kemarin, karena ini sudah peristiwa yang kedua setelah yang pertama pada April 2021.

Baca juga
Ada Batasan Usia, 800 Calon Jamaah Haji Asal Malang Terancam Batal Berangkat

“Komnas HAM sangat berharap bahwa peristiwa yang kemarin adalah peristiwa terakhir tidak ada lagi kekerasan. Tidak ada lagi penangkapan terhadap warga. Pendekatan itu bisa diubah,” kata Beka, Sabtu (12/2/2022).

Ia menyampaikan pihaknya belum merekomendasikan untuk segera sosialisasi penggunaan material lahan Desa Wadas untuk pembangunan Bendungan Bener. Terpenting saat ini adalah soal memulihkan trauma warga lebih dulu.

“Kemudian menjamin keamanan warga, apalagi saya mendapat informasi masih banyak warga yang belum pulang ke rumah masing-masing pascakejadian kemarin,” katanya.

Hal ini juga menjadi konsentrasi Komnas HAM, yang ingin kepolisian dan Pemprov Jateng bisa memastikan bahwa tidak ada upaya-upaya pemaksaan lagi.

Baca juga
HUT KE-2 JMSI, Menteri BUMN Soroti Hal Terberat Dalam Perubahan Iklim

Beka menyampaikan kemarin Kapolda Jateng sudah menyampaikan untuk menarik aparatnya secara keseluruhan.

“Saya kira Kapolres juga harus mengevaluasi secara harian, bagaimana pendekatan yang harus dilakukan misalnya tidak demonstratif begitu mengerahkan aparatnya sampai ke Wadas. Saya akan berkomunikasi dengan polres dan polda setrateginya seperti apa setelah peristiwa kemarin,” tutup Beka.

Tinggalkan Komentar