Rabu, 06 Juli 2022
07 Dzul Hijjah 1443

Kompetisi Riset Pertanian Pupuk Indonesia untuk Milenial Diperpanjang

Rabu, 27 Okt 2021 - 05:59 WIB
Kompetisi Riset Pertanian Pupuk Indonesia untuk Milenial Diperpanjang - inilah.com

PT Pupuk Indonesia (Persero) memperpanjang masa pengumpulan karya ilmiah
ajang kompetisi riset pertanian Fertinnovation Challenge 2021.
Sebelumnya, masa pengumpulan karya ilmiah ditetapkan pada tanggal 17
Oktober, kini diperpanjang hingga 31 Oktober 2021.

SVP Komunikasi
Korporat Pupuk Indonesia, Wijaya Laksana menyatakan bahwa sejak
diluncurkan pada bulan Agustus 2021, hingga kini terdapat lebih dari 300
peserta yang telah melakukan registrasi. Oleh karena itu, kompetisi
Fertinnovation Challenge 2021 diprediksi akan berjalan dengan sangat
ketat.

“Batas akhir pengumpulan karya semula pada 17 Oktober,
kami putuskan untuk diperpanjang hingga 31 Oktober 2021 dengan
mempertimbangkan antusiasme dan masukan dari para peserta,” ujarnya.

Baca juga
Mundurnya Direktur Keuangan Pupuk Indonesia Diduga Ada Tekanan

Fertinovation
Challange 2021 merupakan kompetisi riset perdana dari Pupuk Indonesia
yang menyasar mahasiswa. Kompetisi ini bertujuan untuk menjangkau ide
dan karya inovasi terbaik dari generasi milenial untuk dikembangkan,
dimanfaatkan, atau dikomersialisasi oleh Pupuk Indonesia. Ajang ini
merupakan kolaborasi antara perusahaan dengan dunia akademis dalam
pengembangan inovasi yang berdampak bagi ketahanan pangan, masyarakat,
bisnis, dan lingkungan di masa depan.

“Ajang ini terbuka bagi
seluruh universitas, baik nasional maupun global, serta terbuka juga
bagi semua disiplin ilmu,” tambah Wijaya.

Kompetisi ini memiliki
tiga kategori yang dilombakan. Pertama, kategori Inovasi Pertanian
Presisi (proposal penelitian). Kedua, kategori Inovasi Rantai Nilai
Pertanian (karya tulis ilmiah). Dan ketiga, kategori Inovasi Sistem
Produksi Pupuk (proposal penelitian). Adapun total hadiah mencapai Rp300
juta. Selain itu, pemenang juga berkesempatan mendapatkan pembiayaan
inkubasi riset hingga Rp1,5 miliar dalam bentuk pengembangan ide riset,
magang eksklusif, dan coaching.

Baca juga
Listiarni Mundur dari Pupuk Indonesia, Anggota DPR Ini Tepis Isu Boy Thohir

Secara teknis, Fertinovation
Challenge 2021 dilakukan melalui 3 tahapan, yakni tahapan submission
yang mana para peserta akan mengajukan hasil kajiannya melalui website
yang sudah disiapkan. Tahapan seleksi, yaitu tahapan penilaian dimana
peserta yang lolos akan diminta untuk mempresentasikan kajiannya di
hadapan dewan juri. Terakhir, adalah tahapan pengumuman pemenang. Untuk
informasi lebih lanjut, calon peserta dapat mengakses melalui
www.pupukindonesia-fertinnovation.com.

“Semoga perpanjangan masa
submission karya ini dapat berdampak pada kuantitas dan kualitas karya
yang dikirimkan sehingga bisa menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi
sektor pertanian dan ketahanan pangan nasional ke depan ” tutupnya.

Tinggalkan Komentar