Senin, 04 Juli 2022
05 Dzul Hijjah 1443

Konflik Manusia dengan Satwa Liar Harus Diatasi

Jumat, 27 Agu 2021 - 14:54 WIB
Penulis : Anton Hartono
Konflik Manusia dengan Satwa Liar Harus Diatasi - inilah.com

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) diminta serius menangani konflik antara manusia dengan satwa liar. Ini adalah buntut dari kasus matinya tiga ekor harimau sumatra yang ditemukan membusuk di kawasan hutan lindung Aceh Selatan.

Tiga ekor harimau yang dilindungi itu mati terjerat dan belum diketahui apakah jeratan itu ditujukan untuk harimau atau hewan lainnya.

Kasus kematian harimau ini bukan kali pertama yang terjadi karena sebelumnya juga pernah terjadi di Sumatra Selatan.

Karena itu KLHK mestinya serius menangani konflik antara satwa liar dengan masyarakat sehingga kasus kematian harimau sumatra atau satwa liar yang dilindungi lainnya tidak terus terjadi. Sesuai dengan Keputusan Rapat Komisi IV dengan Menteri LHK, sehingga tidak hanya menjadi retorika atau sekadar wacana

Baca juga
Tiga Ekor Harimau Sumatra Mati Terjerat

Sampai saat ini juga belum diketahui berapa luas kawasan konservasi yang telah direstorasi/direhabilitasi, berapa banyak spesies langka yang dijaga dan berkembang biak termasuk penangkar yang diikutsertakan.

Dukungan penuh juga diberikan agar kebijakan dan rencanan kerja disusun secara tepat. Sehingga pelaksanaan kegiatan pemerintah dapat berjalan efektif, efisien, dan akuntabel.

Serta kebijakan RAPBN tahun 2022 diformulasikan ke dalam program-program prioritas pembangunan nasional, yaitu penguatan daya saing sumber daya manusia, penguatan program perlindungan sosial, penguatan ekonomi nasional melalui program padat karya, akselerasi pembangunan infrastruktur, penguatan kualitas desentralisasi fiskal, dan reformasi birokrasi.

Kami Fraksi Partai Gerindra mengharapkan kepada Menteri KLHK lebih meningkatkan kinerja dan konektifitas ke seluruh aspek keterkaitannya.

Baca juga
Tiga Ekor Harimau Sumatra Mati Terjerat

Anggota Komisi IV DPR RI Renny Astuti

Tinggalkan Komentar