Korban Gempa di Kepulauan Selayar Melahirkan di Tenda Pengungsi

1korban Gempa Selayar - inilah.com
foto istimewa

Seorang ibu bernama Sitti Atikah melahirkan bayi laki-laki di tenda pengungsi tempat tinggalnya sementara di Desa Lembang Matene, Kecamatan Pasilambena, Kabupaten Kepulauan Selayar.

Dirinya terpaksa menempati tenda pengungsi lantaran rumahnya rusak setelah diguncang gempa yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT) pekan lalu. Saat menempati tenda pengungsi, usia kehamilannya memang sudah beranjak sembilan bulan.

Ketika itu ia merasakan sakit di perutnya yang merupakan tanda-tanda ingin melahirkan dan tiba-tiba mengejan hingga akhirnya melahirkan bayi laki-laki yang diberi nama Muhammad Adnan Aharuddin.

Bayi Adnan yang lahir di tengah porak-poranda bangunan pascagempa itu seakan membawa kebahagiaan pasangan Aharuddin dan Atikah di tengah suasana bencana. Tangis haru kebahagiaan pun pecah bersamaan dengan tangisan sang bocah.

Baca juga  Nakes Juga Manusia

Camat Pasilambena, Patta Bau mengatakan proses persalinan dibantu oleh seorang bidan puskesmas dan saat ini ibu dan buah hatinya telah dievakuasi ke Gedung SMK Pertanian.

“Alhamdulillah, bayinya sehat, dan ibunya juga sehat, setelah persalinan di tenda pengungsian,” ucapnya.

Pemerintah setempat pun telah menyerahkan bantuan perlengkapan untuk si bayi mulai dari selimut, kasur bayi serta kelambu untuk memberikan kenyamanan selama di pengungsian.

Sebelumnya gempa bermagnitudo 7,4 itu terjadi di Laut Flores dengan kedalaman 10 kilometer berlokasi 112 kilometer Barat Laut Larantuka, Flores Timur, NTT pada Selasa (14/12/2021) lalu.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa berpotensi tsunami dan meminta masyarakat waspada. Karena tsunami sudah terdeteksi di Marapokot, Kabupaten Nagekeo dan Reo, Kabupaten Manggarai.

Baca juga  Gunung Api Bawah Laut di Tonga Meletus, Pasifik Selatan Siaga Tsunami

Gempa juga dirasakan di beberapa kota di sekitarnya seperti Kota Makassar dan Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.

Tinggalkan Komentar