Kamis, 11 Agustus 2022
13 Muharram 1444

Korban Jiwa Tornado di Kentucky Capai 74 Orang

Rabu, 15 Des 2021 - 06:16 WIB
Tornado inilah.com
(foto: ABC News)

Bencana tornado yang melanda enam negara bagian di AS menewaskan sedikitnya 74 orang di Kentucky, kata para pejabat setempat, Selasa (14/12/2021).

Jumlah korban jiwa kemungkinan akan meningkat karena 109 orang masih hilang, kata Gubernur Negara Bagian Kentucky Andy Beshear, seperti dilansir Reuters.

Orang-orang yang meninggal akibat angin topan itu berusia lima bulan hingga 86 tahun.

Pihak berwenang tampak kesulitan untuk memastikan jumlah korban jiwa.

Tumpukan reruntuhan, layanan telepon seluler yang terputus, serta jumlah orang yang mengungsi ke rumah-rumah teman dan kerabat mereka telah menyulitkan upaya untuk memastikan jumlah korban.

Sementara itu, juru bicara perusahaan lilin yang pabriknya runtuh mengatakan delapan orang meninggal dan jumlah itu kemungkinan tidak akan bertambah setelah penghitungan korban selesai dilakukan.

Baca juga
Presiden AS Jatuh dari Sepeda, Joe Biden: Saya Baik-baik Saja

Sebelumnya, ada belasan orang yang dikhawatirkan tertimbun reruntuhan bangunan pabrik tersebut.

Menurut hitungan akhir, korban jiwa di pabrik lilin Mayfield akan tetap sebanyak delapan orang karena 102 pegawai lainnya, yang sedang bertugas ketika tornado menghantam, selamat, kata juru bicara perusahaan tersebut, Bob Ferguson.

Akibat hantaman tornado pada Jumat (10/12/2021), layanan listrik di sekitar 28.000 rumah dan tempat usaha di Kentucky masih belum pulih dan ada 1.000 rumah yang rusak atau hancur, menurut keterangan beberapa pejabat.

Di negara-negara bagian lainnya, enam orang dilaporkan tewas di sebuah gudang Amazon.com Inc di Illinois, empat orang meninggal di Tennessee, dua orang meninggal di Missouri, dan dua kehilangan nyawa di Arkansas –salah satunya di sebuah panti wreda yang terkena tornado.

Baca juga
45 Desa di Trenggalek Terancam Longsor

Badan pengawas AS untuk keselamatan tempat kerja sedang menyelidiki keruntuhan gudang milik Amazon tersebut.

Di Kentucky, para tetangga dan sukarelawan bergotong royong menampung, menyediakan makanan, dan memberikan berbagai bantuan bagi orang-orang yang rumahnya rusak, hancur, atau tidak mendapat layanan listrik.

Di kota tetangga, Wingo, sekitar 90 warga Mayfield yang terdiri dari bayi hingga warga lanjut usia, tidur di tempat penampungan sementara.

Presiden AS Joe Biden pada Minggu (12/12/2021) menyatakan Kentucky sebagai daerah bencana besar federal.

Kemudian pada Senin (13/12/20210, Presiden Biden juga menyatakan status darurat pada Tennessee dan Illinois serta menyetujui penggelontoran bantuan bagi kedua negara bagian tersebut.

Baca juga
AS Siap Bersaing dengan China dalam Pembuatan Chip Semikonduktor

 

Tinggalkan Komentar