Korban Nasi Kotak Beracun PSI Diintimidasi Saat Pulang dari Rumah Sakit

Korban Nasi Kotak Beracun PSI Diintimidasi Saat Pulang dari Rumah Sakit - inilah.com

Korban nasi kotak beracun Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dina Minata (37) mengaku berulang kali diintimidasi oleh orang yang mengaku utusan partai pimpinan Grace Natalie dan Giring Ganesha itu. Hal itu disampaikan korban kepada tim kuasa hukum dari Ormas Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Bang Japar).

“Didatangi di rumah saat dia pulang, karena dia punya anak bayi juga. Kalau klien kami yang menjadi korban, karena bahasa klien kami yang memang apa adanya, dia ngasih tau ke kami bahwa ada orang yang mengaku utusan dari PSI menanyakan berulang kami masalah untung dan rugi melaporkan ke Polisi,” kata Komandan Wilayah Bang Japar Jakarta Utara, Icho Setiawan kepada Inilah.com, Kamis (28/10/2021).

Baca juga  Polisi Selidiki Kasus 35 Warga Keracunan Nasi Boks PSI

Kepada korban pelapor, utusan yang mengaku dari PSI itu terus berulang kali menanyakan untung rugi korban melaporkan kasus itu ke Polisi.

“Kalau sudah mengulang-ulang, ada penekanan-penekanan, ya saya menganggapnya juga demikian diintimidasi,” ujarnya.

Kepada utusan yang mengaku dari PSI itu, korban menjawab ia hanya memikirkan nasib anak-anaknya yang menjadi korban keracunan nasi kotak PSI.

“Berulang-ulang waktu didatangi, ditanya seperti itu, saya ditanya untung rugi, emang saya mau jualan, saya gak jualan, saya korban,” cerita laporan korban kepada Icho.

Seperti diketahui sebanyak 35 warga RW 006 Kelurahan Koja, Jakarta Utara mengalami keracunan usai menyantap nasi kotak berlogo PSI. Sebanyak 23 orang sempat dirawat di Rumah Sakit Koja, namun 18 orang sudah dibolehkan pulang, sehingga tersisa lima orang yang masih dirawat. Salah satunya adalah klien Bang Japar.

Baca juga  Jokowi Beri Sinyal Ingin Gotong Royong Sebelum Undang PAN ke Istana Negara

Tinggalkan Komentar