Selasa, 24 Mei 2022
23 Syawal 1443

Korea Utara Akui Uji Coba Rudal Nuklir Hwasong-12

Rudal Hwasong-12 Korea Utara
Uji coba rudal nuklir Hwasong-12 Korea Utara

Korea Utara mengakui telah menguji coba rudal balistik jarak menengah (IRBM) Hwasong-12 pada Minggu (30/1/2022).

Kantor berita pemerintah KCNA melaporkan, ini pertama kalinya rudal berkemampuan nuklir dengan ukuran sebesar itu diluncurkan sejak 2017.

Peluncuran itu mulanya dilaporkan otoritas Korea Selatan dan Jepang. Para analis dan pejabat berpendapat bahwa uji coba tersebut tampaknya melibatkan IRMB, yang tidak diluncurkan Korut sejak 2017.

“Uji coba penembakan itu bertujuan untuk memeriksa secara selektif rudal balistik jarak menengah-jauh darat-ke-darat Hwasong-12 sekaligus memverifikasi secara menyeluruh keakuratan sistem senjata ini,” demikian laporan KCNA.

Korut sebelumnya mengungkapkan Hwasong-12 mampu membawa hulu ledak nuklir yang berat dan berukuran besar.

Baca juga
Polri Siap Proses Laporan Terhadap Natalius Pigai

Menurut KCNA, peluncuran rudal dilakukan untuk memastikan keamanan negara-negara tetangga. Hulu ledak rudal tersebut dipasangi kamera untuk mengambil gambar selama berada di ruang angkasa.

Foto yang dirilis media pemerintah memperlihatkan gambar-gambar dari luar angkasa di atas Korut dan wilayah sekitarnya melalui lensa kamera. Korut pertama kali mengabadikan gambar seperti itu pada 2017.

Kim Jong Un kabarnya tidak menghadiri uji coba tersebut, setidaknya menjadi peluncuran ketujuh selama Januari, salah satu bulan tersibuk dalam program rudal canggih Korut.

Presiden Korea Selatan Moon Jae-in mengatakan peluncuran itu membawa Korut selangkah lebih dekat untuk menghapus secara penuh moratorium yang dibuatnya sendiri mengenai rudal balistik jarak jauh antarbenua.

Baca juga
Pengemudi Mercy Minta Maaf: Cuma Ingin Tahu Ambulansnya Bawa Pasien atau Tidak

Menurut Kim, dirinya tidak terikat lagi oleh moratorium itu, yang mencakup penghentian uji senjata nuklir, yang diumumkan pada 2018 di tengah kesibukan diplomasi dan KTT dengan mantan Presiden AS Donald Trump.

Korut memberi isyarat bahwa bulan ini mereka akan memulai lagi uji coba, sebab AS dan sekutunya tidak menunjukkan gelagat untuk mencabut “kebijakannya yang bermusuhan”.

Belum diketahui apakah moratorium Kim mencantumkan rudal-rudal IRBM seperti Hwasong-12 yang belum diuji lagi sejak 2017.

Pada tahun itu, Korut menguji Hwasong-12 sedikitnya enam kali, tiga sukses mengenai target dan tiga lagi gagal.

Secara kontroversial, dalam dua dari uji-uji tersebut, Korut meluncurkan rudalnya melewati pulau Hokkaido, Jepang Utara.

Baca juga
Foto: Potret Aksi Reuni Alumni 212 dibubarkan Secara Paksa di Kawasan Sarinah, Thamrin, Jakarta

Korut mengklaim telah menembakkan rudal pada perlintasan yang lebih tinggi atas pertimbangan keselamatan negara-negara tetangga.

“Uji coba itu memastikan keakuratan, keamanan dan efektivitas operasional produk sistem senjata jenis Hwasong-12,” kata KCNA.

Tinggalkan Komentar