KPI Nonaktifkan 7 Pegawainya Buntut Dugaan Pelecehan

KPI Nonaktifkan 7 Pegawainya Buntut Dugaan Pelecehan - inilah.com

Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat memberhentikan sementara seluruh terduga pelaku perundungan dan pelecehan dari segala aktivitas di kantor lembaga itu.

Total terdapat tujuh terduga pelaku yang dinonaktifkan sementara sebagai pegawai KPI.

“Membebastugaskan terduga pelaku dari segala kegiatan KPI Pusat. Dalam rangka memudahkan proses penyelidikan oleh kepolisian,” kata Ketua KPI Pusat Agung Suprio dalam siaran pers tertulisnya kepada wartawan, di Jakarta, Jumat (3/9/2021).

Pihaknya juga akan mendorong penyelesaian kasus tersebut melalui jalur hukum yang berlaku. KPI siap mendukung penuh seluruh proses hukum yang berjalan serta akan terbuka atas informasi yang dibutuhkan untuk penyelidikan kasus tersebut.

Baca juga  Gangguan Jiwa, 390 Warga Jateng Dipasung

KPI juga telah melakukan investigasi secara internal dengan meminta keterangan dan penjelasan dari pihak terduga pelaku.

“Pendampingan hukum terhadap terduga korban serta menyiapkan pendampingan psikologis sebagai upaya pemulihan terduga korban,” tandasnya.

Untuk diketahui, perundungan dan pelecehan seks sesama jenis diduga
terjadi di lingkungan kerja
KPI.

Pria berinisial MS yang merupakan pegawai KPI, mengaku mengalami
perundungan serta pelecehan seks sesama jenis ini sejak tahun 2011
silam.

“Sejak awal saya kerja di KPI Pusat pada 2011, sudah tak terhitung
berapa kali mereka melecehkan, memukul, memaki, dan merundung tanpa bisa
saya lawan,” tuturnya. 

Baca juga  Pfizer Klaim Vaksin Mereka Aman dan Efektif untuk Anak 5-11 Tahun

Tinggalkan Komentar