KPK Diminta Usut Sederet Kasus Dugaan Korupsi di Buol

KPK Diminta Usut Sederet Kasus Dugaan Korupsi di Buol - inilah.com
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta menindaklanjuti laporan elemen masyarakat terkait dugaan korupsi yang terjadi di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah.

Gerakan aparatur sipil negara (GASNA) yang diwakili oleh Aruji T Saloa dan Sofya A Jusuh melapor ke KPK dengan nomor bukti penerimaaan berkas laporan 2018-07-000121 secara online.

“KNPI meminta KPK segera memanggil dan mengusut tuntas kasus kasus dugaan korupsi saudara Bupati Buol yang sudah dilaporkan ke KPK,” ujar Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) Haris Pertama Pertama mendukung laporan tersebut, Minggu (31/10/2021).

Haris menyayangkan, laporan kelompok masyarakat yang dibuat beberapa waktu lalu, belum dilakukan penyelidikan oleh komisi antirasuah tersebut.

Baca juga  KPK Diminta Kejar Kasus Pajak Perusahaan Lain

“Dalam kasus korupsi di Kabupaten Buol, ada dugaan keluarganya yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Buol Provinsi Sulawesi tengah,” bebernya.

Oleh karena itu, DPP KNPI meminta pimpinan KPK segera menerjunkan tim guna menyelidiki dugaan korupsi yang sudah terjadi berulang dan merugikan keuangan negara tersebut.

KNPI mencatat ada sepuluh kasus yang diduga terjadi di Buol, yaitu:
1. Kasus Pembangunan Masjid Raya Buol
2. Rehabilitasi Kantor Bupati Buol.
3. Kasus Ganti Rugi Tanah milik Bupati Buol.
4. Ganti Rugi Tanah Rumah Nelayan.
5. Kasus korupsi prorgam peningkatan produksi hasil peternakan.
5. Kasus program tanah untuk rakyat
7. Kasus korupsi penggunaan dana Covid-19 yang dijadikan program optimalisasi
8. Jaringan air bersih yg dikerjakan  tanpa tender.
9. Pembuatan septi tank dan MCK di 48 desa dengan anggaran Rp11,7 miliar.
10. Pembangunan trotoar poros Jalan Batalipu Rp8,9 miliar pekerjaannya tidak selesai.

Baca juga  Polri Turunkan Tim Inafis Selidiki Kebakaran Kilang Pertamina Cilacap

Tinggalkan Komentar