Sabtu, 28 Mei 2022
27 Syawal 1443

Kremlin Tegaskan Rusia Terlalu Besar untuk Diisolasi

Kremlin Tegaskan Rusia Terlalu Besar untuk Diisolasi
Presiden Rusia Vladimir Putin

Pihak Istana Kremlin tegaskan Rusia terlalu besar untuk diisolasi karena dunia jauh lebih besar dari sekadar Amerika Serikat dan Rusia serta Eropa.

Demikian disampaikan juru bicara Kremlin Dmitry Peskov kepada wartawan, Sabtu (5/3/2022).

“Dunia terlalu besar jika Eropa dan Amerika mengisolasi sebuah negara, dan terlebih lagi negara sebesar Rusia. Ada banyak negara di dunia ini,” ujarnya.

Peskov mengatakan bahwa negara-negara Barat berperilaku seperti bandit dengan memutuskan hubungan ekonomi atas konflik di Ukraina. Moskow akan merespons tindakan Barat.

“Seperti yang Anda pahami, harus ada respons yang sesuai terhadap bandit ekonomi,” kata Peskov, seperti dikutip AFP.

Baca juga
Ada 145 WNI di Ukraina, Kemlu Pastikan Dalam Kondisi Aman

Peskov menambahkan jika AS menjatuhkan sanksi pada ekspor energi Rusia, maka sanksi itu akan memberi guncangan besar pada pasar energi. Aksi militer yang dilancarkan Rusia di Ukraina sejak pekan lalu telah memicu sanksi internasional, terutama dari negara-negara Barat.

Gelombang sanksi global atas Rusia bisa mengakibatkan konsekuensi yang mengerikan bagi para importir energi dan biji-bijian. Negara ini merupakan eksportir utama biji-bijian dan pemasok utama minyak mentah, logam, kayu, dan plastik.

Lebih banyak perusahaan menunda operasi di rusia, termasuk Apple, Mercedes-Benz, BP, Volkswagen, retailer pakaian H&M dan toko perlengkapan IKEA.

Perusahaan asing, menurut Peskov suatu hari akan kembali ke Rusia, meskipun beberapa akan menemukan yang lain telah menggantikan mereka.

Baca juga
Diperiksa Besok, Selebgram Chika Bakal Tersangka?

“Rusia memiliki kepentingan untuk menjadi menarik untuk investasi. Ya, sekarang bukanlah waktu di mana kita dapat berbicara tentang menjadi menarik untuk investasi, tetapi waktu berubah dengan cepat,” imbuh Peskov.

“Saat pertumbuhan ekonomi yang melonjak akan menggantikan saat ini. Dan saat ketika perusahaan yang sama ini akan kembali lagi ke pasar, dan akan lebih tertarik untuk mengejar apa yang telah mereka lewatkan dan memulihkan posisinya,” tuturnya.

“Di beberapa daerah, kami akan sangat menunggu mereka (perusahaan). Di tempat lain kami akan menunggu mereka lebih sedikit karena tempat mereka akan diambil oleh perusahaan dari negara lain,” pungkas Peskov.

Tinggalkan Komentar