Senin, 04 Juli 2022
05 Dzul Hijjah 1443

Krisis Chip, Kemenperin Ajak Jerman Investasi Semikonduktor di Tanah Air

Senin, 01 Nov 2021 - 14:01 WIB
Penulis : Ibnu Naufal
Krisis Chip, Kemenperin Ajak Jerman Investasi Semikonduktor di Tanah Air - inilah.com
(ist)

Industri elektronika merupakan salah satu sektor yang mendapat prioritas pengembangan sesuai peta jalan Making Indonesia 4.0. Untuk itu Kementerian Perindustrian mengajak Jerman untuk melakukan investasi industri semikonduktor di Tanah Air untuk memperdalam industri otomotif dan elektronik.

Agus Gumiwang Kartasasmita melakukan pertemuan dengan sejumlah pelaku industri di Jerman untuk membuka peluang investasi. Salah satunya adalah perusahaan industri permesinan Toolcraft AG.

Agus Gumiwang Kartasasmita melakukan pertemuan dengan sejumlah pelaku industri di Jerman untuk membuka peluang investasi. Salah satunya adalah perusahaan industri permesinan Toolcraft AG.
 
Perusahaan asal Jerman ini berpotensi dalam memperkuat basis industri elektronik di Indonesia, sehingga bisa menjadikan Indonesia sebagai salah satu supplier untuk industri semikonduktor.

Baca juga
Menperin Minta Pelaku Industri tak Gunakan BBM Subsidi

Agus menjelaskan pembangunan industri semikonduktor di dalam negeri perlu diprioritaskan. Selama ini chip untuk memenuhi berbagai kebutuhan produksi seperti otomotif, barang elektronik, dan perangkat telekomunikasi masih bergantung pada impor.
 
Adanya perang dagang Amerika Serikat dan Tiongkok hingga terjadinya pandemi Covid-19 berdampak terhadap kondisi pasokan cip. Tantangan ini juga memberikan peluang baru bagi investor untuk mengembangkan industri ini di Indonesia.    

“Tentunya kami juga berharap Toolcraft AG yang memiliki jaringan internasional bisa menarik klien mereka untuk menjadikan Indonesia sebagai basis produksi komponen dari luar Jerman, khususnya untuk pasar Asia,” papar Menperin dikutip dari Antara, Senin (01/11).
 
Agus menambahkan, Toolcraft AG melihat Indonesia punya potensi besar dengan pertumbuhan ekonomi yang menjanjikan, sehingga perusahaan tersebut terbuka untuk mengembangkan kerjasama dengan berbagai mitra industri di Indonesia.

Baca juga
Samsung Bersiap Produksi Massal Chip 3 Nanometer Pekan Depan

“Perusahaan tersebut menyampaikan komitmen untuk mendukung perkembangan industri 4.0 di Indonesia. Kerja sama dengan YPTI (PT Yogya Presisi Teknikatama Industri) diharapkan dapat menjadi milestone bagi kemitraan dengan berbagai industri manufaktur di Indonesia,” kata Menperin.
 
Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, Taufiek Bawazier, yang mendampingi Menperin pada kesempatan itu menyampaikan, teknologi Toolcraft AG telah diimplementasikan di Indonesia dan sangat berguna bagi perkembangan industri manufaktur dan fabrikasi.

Teknologi 3D printing dan moulding tidak hanya dioptimalkan di sektor otomotif dan penerbangan, namun juga oleh sektor kesehatan dan alat kesehatan.

Baca juga
Pemerintah Dorong Masyarakat Manfaatkan Insentif PPnBM

 “Melalui teknologi tersebut, industri di Indonesia dapat menghasilkan produk yang lebih kompleks. Hal ini juga membuka peluang bagi Toolcraft AG untuk mengembangkan kerjasama dengan industri strategis di Indonesia,” jelasnya.

Tinggalkan Komentar