Selasa, 24 Mei 2022
23 Syawal 1443

Krisis Pasokan Chip, BMW Kirim Unit Tanpa Android Auto dan Apple CarPlay

Chip Bmw
(ist)

BMW mengirimkan sejumlah unit mobil baru tanpa dukungan Android Auto dan Apple CarPlay, serta Wi-Fi untuk sementara waktu setelah produsen otomotif asal Jerman itu mengganti pemasok chip, demikian menurut laporan dari Automotive News Europe.

Chip dari pemasok baru memerlukan pembaruan perangkat lunak untuk membuat Android Auto dan CarPlay dapat diakses melalui antarmuka Android atau Apple.

Juru bicara BMW Phil Dilanni mengatakan chip yang dibangun untuk mobil membutuhkan perangkat lunak yang diperbarui agar berfungsi penuh dan menawarkan kemampuan Android Auto dan Apple CarPlay dan Wi-Fi.

“Ketimbang menunda produksi atau serah terima mobil hingga pengerjaan pembaruan perangkat lunak selesai, kami telah mengirimkan beberapa mobil kepada pelanggan dengan informasi bahwa Apple/Android dan Wi-Fi akan tersedia melalui pembaruan pada akhir Juni,” katanya dalam sebuah pernyataan melalui email kepada The Verge, dikutip Selasa (10/5/2022).

Baca juga
Unggah Video di Twitter untuk Android Bakal Lebih Cepat dari Biasanya

Pengemudi kemungkinan tidak perlu menunggu terlalu lama untuk mendapatkan fitur yang hilang tersebut. Menurut Dilanni, BMW akan mulai meluncurkan pembaruan over-the-air (OTA) untuk membuat fitur tersedia dalam beberapa minggu mendatang.

BMW tidak merinci model dan jumlah mobil yang terpengaruh, namun pihaknya mengatakan kendaraan dengan ‘6P1’ dalam kode produksinya tidak akan menghadirkan Android Auto, Apple CarPlay, atau Wi-Fi.

Selain itu, masih belum jelas wilayah mana saja yang terpengaruh oleh masalah chip ini. Namun, Automotive News Europe melaporkan bahwa pelanggan dari AS, Inggris, Italia, Spanyol, dan Prancis telah menerima kendaraan baru tanpa fungsi apa pun.

Baca juga
Daihatsu Cetak Rekor Market Share Tertinggi pada Januari Tahun Ini

Pengorbanan BMW terkait masalah chip bukan pertama kalinya terjadi. Pada November lalu, pabrikan mobil mewah ini juga menghentikan pengiriman sejumlah kendaraan baru tanpa layar sentuh dan fitur asisten cadangan serta memberikan kredit US$500 kepada pemilik mobil terdampak sebagai imbalannya.

Produsen mobil lainnya, seperti General Motors (GM), pernah meniadakan pengisian nirkabel pada beberapa kendaraan, menghentikan modul manajemen bahan bakar pada beberapa truk, dan meniadakan fitur Super Cruise di Cadillac Escalade 2022.

Selain BMW dan GM, Ford belum lama ini juga mulai mengirimkan dan menjual SUV Explorer tanpa pemanas belakang dan kontrol AC untuk sementara waktu.

Tinggalkan Komentar