Kronologi Kapolres Nunukan yang Pukul Anak Buah hingga Berujung Pencopotan

Kronologi Kapolres Nunukan yang Pukul Anak Buah hingga Berujung Pencopotan - inilah.com
(ist)

Video pendek yang menampilkan polisi diduga memukul anak buah beredar di media sosial (medsos). Peristiwa dikonfirmasi tersebut terjadi di Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara).

Dalam video berdurasi 43 detik itu, tampak peristiwa tersebut terjadi di sebuah ruangan. Disebut-sebut peristiwa itu terjadi di Aula Polres Nunukan.

Awalnya tampak seorang polisi berdiri di depan meja yang di atasnya ada nasi tumpeng. Lalu ada perempuan yang datang untuk menggeser meja.

Polisi yang berdiri itu lalu bergeser ke samping meja. Diduga dia hendak membantu perempuan yang ingin menggeser meja.

Polisi tersebut lalu tampak memasukkan ponselnya ke kantung celana. Namun tiba-tiba dia didatangi serta ditendang dan dipukul.

Baca juga  KPK Janji Pelajari Vonis eks Kadis Lampung Selatan

Polisi yang memukul polisi lain itu disebut-sebut ialah Kapolres Nunukan AKBP SA. Akibat pemukulan tersebut, AKPB SA diperiksa Propam Polda Kalimantan Utara (Kaltara).

Baca Juga: Kapolres Nunukan Pukul Anak Buah di Acara Baksos AKABRI

Polda Kalimantan Utara akhirnya memberhentikan AKBP Syaiful Anwar dari jabatan sebagai Kapolres Nunukan karena telah menghajar anak buahnya di acara baksos Akabri 1999 Peduli.

Kabid Profesi dan Pengamanan Polda Kalimantan Utara, Kombes Pol Dearystone Supit mengatakan bahwa perbuatan AKBP Syaiful Anwar menghajar anak buahnya itu merupakan pelanggaran etik dan harus segera diproses.

Dia menegaskan bahwa AKBP Syaiful Anwar juga terancam sanksi jika dalam sidang etik terbukti melakukan pelanggaran dengan menghajar anak buahnya.

Baca juga  Foto: Kawasan Pesisir Jakarta Utara Terendam Banjir Rob

“Kabid Propam akan memproses tuntas kasus ini. Karo SDM juga menonaktifkan yang bersangkutan,” tuturnya saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (25/10).

Dearystone menjelaskan peristiwa penganiayaan itu terjadi karena AKBP Syaiful Anwar kesal pada saat zoom meeting dengan Mabes Polri tidak ada gambar dirinya yang muncul.

Kemudian, AKBP Syaiful Anwar mencari korban dengan marah-marah korban dan mendapati korban yang tengah menyiapkan acara Baksos AKABRI 1999 Peduli, kemudian AKBP Syaiful Anwar langsung menghajar korban hingga terpelanting.

“Korban dan saksi akan kami periksa besok di Polda karena kendalanya harus nyebrang lautan,” katanya.

Tinggalkan Komentar