Rabu, 10 Agustus 2022
12 Muharram 1444

KSAD Kunjungi Makam Korban yang Ditabrak Oknum TNI

Senin, 27 Des 2021 - 12:38 WIB
Penulis : Ajat M Fajar
KSAD Kunjungi Makam Korban yang Ditabrak Oknum TNI

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman kunjungi rumah dan makam para korban tewas akibat tabrakan di Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, yang melibatkan oknum TNI AD.

KSAD bersama jajaran hadir ke lokasi pada pukul 09.00 WIB. Dudung berkunjung ke dua lokasi rumah korban, yakni rumah Salsabila (14) di Desa Ciaro, Kecamatan Nagreg, dan ke rumah Handi (18) di Desa Cijolang, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut.

“Alhamdulillah, pada pagi hari ini saya melihat langsung dan berkunjung ke rumah duka sekaligus melihat makam korban tabrak lari yang dilakukan oleh oknum anggota TNI Angkatan Darat,” kata Dudung di Limbangan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin (27/12/2021).

Baca juga
Korban yang Ditabrak Oknum TNI tak Dapat Santunan Jasa Marga

Saat di makam para korban, Dudung mendoakan para korban. Selain itu, Dudung melakukan tabur bunga bersama perwakilan keluarga para korban.

“Tentunya, saya menghaturkan duka cita yang sangat mendalam terutama meninggalnya dua orang korban tersebut,” katanya.

Rumah para korban antara Nagreg dan Limbangan berjarak sekitar 1 kilometer. Sedangkan lokasi tabrakan tersebut tepat di depan pintu masuk kawasan makam Salsabila yang ada di Nagreg.

Dudung memastikan kepada para keluarga korban jika oknum anggota TNI, yakni Kolonel P, Koptu DA, dan Kopda A, telah dalam penahanan dan proses hukum sudah berjalan.

“TNI AD akan tunduk pada supremasi hukum dengan menyerahkan penyelesaian perkara berdasarkan mekanisme hukum yang berlaku,” kata Dudung.

Sebelumnya, peristiwa tabrakan yang melibatkan Handi, Salsabila, dan tiga oknum TNI AD terjadi pada 8 Desember 2021. Setelah peristiwa tersebut, tiga oknum anggota TNI itu membawa para korban dan hilang secara misterius. Korban juga tidak tahu kemana setelah kejadian tersebut.

Baca juga
Kopda DA Sopir Penabrak Dua Sejoli di Nagreg

Kemudian pada 11 Desember, penemuan jenazah terjadi di aliran Sungai Serayu ada di Jawa Tengah. Setelah penemuan itu, pihak keluarga memakamkan para jenazah itu.

Tinggalkan Komentar