Senin, 23 Mei 2022
22 Syawal 1443

Kunjungi Kenjeran Park, Gubernur Jatim Pastikan Penyelidikan Berjalan

Kunjungi Kenjeran Park, Gubernur Jatim Pastikan Penyelidikan Berjalan
Kunjungi Kenjeran Park, Gubernur Jatim Pastikan Penyelidikan Berjalan

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengecek kondisi Kenjeran Park (Kenpark) Surabaya, Minggu (8/5/2022).

Kunjungan ini dilakukan pasca insiden seluncuran ambrol yang menyebabkan 16 orang cedera.

Berdasarkan penjelasan pihak manajemen Kenpark, ada bagian seluncuran air di waterpark atau kolam renang yang patah. Namun demikian, kata dia, kolam renang tersebut sudah dilakukan kalibrasi 2 tahun sebelumnya.

“Tahun kemarin terkonfirmasi juga sudah dikalibrasi, sekarang sedang dikonfirmasi pada tim yang merekonstruksi waterpark di sini dari Whitewater Kanada,” kata Gubernur Khofifah usai meninjau lokasi.

Untuk memastikan penyebab dari insiden tersebut, pihaknya pun saat ini tengah menunggu hasil penyelidikan kepolisian. Di sisi lain, kata dia, manajemen Waterpark Kenpark juga menunggu hasil konfirmasi dari pihak yang melakukan konstruksi.

Baca juga
Seperti Kereta Cepat China, DPR Khawatir Investasi Ibu Kota Baru Bengkak 2-3 Kali

“Jadi kami masih menunggu,” ujarnya.

Sementara untuk para korban, Mantan Menteri Sosial (Mensos) RI itu terus berkoordinasi dengan Wali Kota Eri Cahyadi mengenai perawatan maupun trauma healing kepada para korban.

“Pada dasarnya di tiap rumah sakit ada keberseiringan antara keduanya. Sedangkan yang sudah kembali ke rumah, Pak Wali Kota (Eri Cahyadi) bilang akan dikirim tim trauma healing,” ujar dia.

Sementara itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan seluruh biaya perawatan korban di rumah sakit sampai dengan sembuh total akan ditanggung oleh pihak manajemen. Selain biaya perawatan, manajemen juga memberikan santunan kepada keluarga korban.

Baca juga
Tingkat Kesembuhan COVID-19 di DKI Jakarta Capai 92 Persen

“Ada belasan orang yang dirawat di rumah sakit. Sedangkan yang sudah pulang ke rumah ada sekitar lima orang, yakni empat dari RSUD Soewandhie dan satu orang dari RSUD Soetomo. Itu yang akan kami dampingi (trauma healing),” kata Eri.

Tinggalkan Komentar