Rabu, 08 Februari 2023
17 Rajab 1444

Kunjungi Pasar Sumedang, Mendag: Harga Beras Rp9.400/Kg, Bayarnya Bisa Pakai QRIS

Jumat, 11 Nov 2022 - 13:14 WIB
Penulis : Ajat M Fajar
Kunjungi Pasar Sumedang, Mendag: Harga Beras Rp 9.400, Bayarnya Bisa Pakai QRIS
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan Saat memantau Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Tanjungsari, Sumedang, Jumat (11/11). Foto: Dok Kemendag

Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan atau Zulhas kembali melakukan sidak harga barang kebutuhan pokok di pasar tradisional. Kali ini Mendag Zulhas meninjau harga barang kebutuhan pokok di Pasar Tanjungsari, Sumedang.

“Seperti biasa, sebagai menterinya Ibu-ibu, menterinya pasar becek, Saya hari-hari memang rutin ke pasar untuk memastikan stok dan harga barang kebutuhan pokok aman.” Jelas Zulkifli Hasan, di Pasar Tanjungsari, Sumedang (11/11/2022).

Dari hasil pemantauannya, Mendag mengaku bersyukur harga-harga barang kebutuhan pokok terpantau stabil cenderung turun.

“Kita bersyukur harga-harga stabil bahkan ada yang turun, misalnya beras di sini (Pasar Tanjungsari) bisa dibeli dengan harga Rp9.400 /Kg. Bayarnya pun sekarang mudah, bisa pakai QRIS, canggih sekarang, cukup dengan Smartphone sudah bisa belanja,” lanjut Zulhas.

Baca juga
Jokowi Rombak Kabinet, Zulhas Disebut Jabat Mendag
Mendag Zulhas di Pasar Tanjungsari, Sumedang – Dok Kemendag

Lebih lanjut Zulhas menjelaskan, beras dengan harga Rp9.400/kg adalah beras yang hadir di pasaran hasil penugasan Kemendag ke Perum Bulog melalui program KPSH (Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga)

“Sesuai arahan Pak Presiden untuk menstabilisasi harga beras di pasaran, makan Kemendag hadir bersama Bulog menyediakan beras dengan harga terjangkau,” papar Zulhas.

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan – Dok: Kemendag

Tak hanya beras, harga barang kebutuhan pokok lain juga terpantau stabil cenderung turun antara lain cabai merah kriting Rp40.000, Ayam Rp32.000, Bawang Merag Rp35.000, dan MinyaKita dijual dengan harga Rp13.500.

“Ayam itu bahkan terlalu murah sebenarnya, normalnya itu Rp35.000, kalau terlalu murah nanti peternak yang menggemukkan ayamnya bangkrut,” tutup Mendag.

Tinggalkan Komentar