Minggu, 22 Mei 2022
21 Syawal 1443

Kurangi Kemiskinan Ekstrem, Menko Airlangga Salurkan Bantuan Tunai Pertama di 2022 kepada Nelayan

Menko Airlangga Salurkan Bantuan Tunai Pertama di 2022 ke Nelayan- inilah.com
Foto: Humas Kemenko Perekonomian

Sebagai salah satu upaya mengurangi kemiskinan ekstrem, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyerahkan Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima, Warung, dan Nelayan (BT-PKLWN) secara langsung. Kegiatan ini terselenggara di Tempat Pelelangan Ikan Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Senin (14/3/2022).

“Pada tahun 2022, pemerintah melanjutkan program BT-PKLW dengan tambahan nelayan sebagai penerima manfaat. Khusus untuk nelayan, ini adalah program pertama di tahun 2022 yang bertujuan untuk mengurangi kemiskinan ekstrem di Indonesia,” kata Menko Airlangga.

Penyerahan bantuan tunai itu merupakan salah satu upaya untuk menjaga keberlangsungan sektor usaha, khususnya usaha mikro dan kecil. Sektor ini menjadi perhatian utama Pemerintah kala pandemi.

Menko Airlangga Salurkan Bantuan Tunai Pertama di 2022 ke Nelayan - inilah.com
Foto: Humas Kemenko Perekonomian

Program Bantuan Tunai BT-PKLW di tahun 2021 merupakan bentuk kompensasi kerugian ekonomi atas lonjakan kasus selama pertengahan tahun 2021 lalu. Ini menjadi bukti perhatian dan kehadiran pemerintah dalam upaya mendorong pemulihan ekonomi nasional dari dampak pandemi Covid-19.

Bantuan ini dapat menggerakkan kembali ekonomi masyarakat di tingkat bawah. Pemberian tunai menjadi dorongan untuk menjaga daya beli, kelangsungan usaha dan penghidupan masyarakat yang menjalankan Usaha Mikro, terutama Pedagang Kaki Lima (PKL) dan Pemilik Warung.

Baca juga
Menko Airlangga Apresiasi Peran Industri Jasa Keuangan Dukung Sektor Riil

Sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo pada Sidang Kabinet Paripurna (SKP) tanggal 30 Desember 2021, program BT-PKLW 2021 berlanjut pada tahun 2022 dengan memperluas target penerima manfaat Nelayan di daerah pesisir.

Menko Airlangga Salurkan Bantuan Tunai Pertama di 2022 ke Nelayan- inilah.com
Foto: Humas Kemenko Perekonomian

Karena itu, perlu pemberian bantuan secara tunai untuk PKL, Warung, dan Nelayan yang belum mendapatkan BPUM (Bantuan Produktif Usaha Mikro), yang penyalurannya dilakukan secara langsung oleh TNI dan POLRI.

BT-PKLWN 2022 ini secara spesifik menyasar 212 kabupaten dan kota yang masuk dalam Roadmap Program Pengentasan Kemiskinan Ekstrem 0% di tahun 2024. Besaran BT-PKLWN adalah Rp600.000 per orang untuk 2,76 juta penerima, yaitu untuk 1 juta PKLW dan 1,76 juta nelayan.

Khusus untuk nelayan, kriterianya adalah mereka merupakan pelaku usaha Kelautan dan Perikanan yang merupakan nelayan buruh, nelayan penangkap ikan tanpa kapal, atau nelayan pemilik kapal kurang dari 5 GT (Gross Tonase).

Menko Airlangga Salurkan Bantuan Tunai Pertama di 2022 ke Nelayan - inilah.com
Foto: Humas Kemenko Perekonomian

Pemerintah Tugaskan TNI-Polri

Pemerintah berkepentingan agar bantuan ini dapat masyarakat terima oleh penerima manfaat secara langsung yang benar-benar berhak. Oleh karena itu, pemerintah menugaskan TNI dan POLRI untuk melakukan pendataan dan bantuan ke masyarakat.

Baca juga
CHT Naik tak Peduli Industri Rokok Bangkrut, Brangkas Negara Aman

Dari 212 kabupaten/kota yang menjadi wilayah pelaksanaan BT-PKLWN, terdapat 106 kabupaten/kota yang disalurkan oleh POLRI dan 106 kabupaten/kota yang disalurkan oleh TNI, sehingga diharapkan tidak ada duplikasi penerima.

Proses penyaluran difasilitasi dengan Sistem Informasi BT-PKLWN POLRI (Puskeu Presisi) dan Sistem Informasi BT-PKLWN TNI.

Menko Airlangga Salurkan Bantuan Tunai Pertama di 2022 ke Nelayan - inilah.com
Foto: Humas Kemenko Perekonomian

Penyaluran BT-PKLWN di Manggarai Barat sendiri menargetkan 12.500 Nelayan dan 4.000 PKLW yang disalurkan oleh POLRI. Selain itu, juga menargetkan 10.000 penerima yang disalurkan oleh TNI.

Pada penyerahan bantuan BT-PKLWN hari ini, secara simbolis Menko Airlangga bersama Kapolda Nusa Tenggara Timur Irjen Pol. Setyo Budiyanto menyerahkan bantuan yang diwakili oleh 7 orang penerima pertama.

Menko Airlangga memberikan apresiasi yang tinggi kepada POLRI khususnya yang melakukan penyaluran di daerah Manggarai Barat ini. POLRI yang telah selalu hadir di tengah masyarakat baik dalam rangka penegakan hukum maupun menjaga ketertiban masyarakat di masa-masa pandemi ini diandalkan untuk memiliki sensitifitas lebih dalam menentukan PKL, Warung, dan Nelayan yang layak menerima bantuan.

Baca juga
Menteri Sandi Pacu Penguatan Ekosistem Ekonomi Kreatif di Pacitan
Menko Airlangga Salurkan Bantuan Tunai Pertama di 2022 ke Nelayan - inilah.com
Foto: Humas Kemenko Perekonomian

“Pemerintah mengucapkan terima kasih kepada TNI dan POLRI yang melakukan pendataan dan menyalurkan bantuan kepada masyarakat,” pungkas Menko Airlangga.

Dalam kesempatan yang sama, Menko Airlangga juga berdialog singkat dengan para nelayan terkait respons mereka atas penyaluran BT-PKLWN di Kabupaten Manggarai Barat ini.

Salah satu nelayan bernama Ambosaka, mengungkapkan rasa kagetnya tiba-tiba terdata oleh polisi untuk menerima bantuan uang. Nelayan bernama Koo Ihi juga mengungkapkan bantuan ini sangat membantu modal nelayan khususnya di masa pandemi.

Menko Airlangga juga menyempatkan diri berdialog dengan pemilik warung sayuran di area TPI yang bernama Kamaria terkait kegiatan usahanya di kala pandemi. Kamaria juga menyampaikan terima kasihnya kepada Menko Airlangga karena dia beserta keluarganya telah berkesempatan menerima vaksin kedua dan sedang menunggu vaksin yang ketiga.

Turut hadir mendampingi Menko Airlangga antara lain Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Pimpinan dan Anggota DPR RI, serta Kepala Kepolisian Resor Kabupaten Manggarai Barat AKBP Felli Hermanto.

Tinggalkan Komentar