Kamis, 29 September 2022
03 Rabi'ul Awwal 1444

KY Telusuri Kabar KPK Tangkap Hakim Agung

Kamis, 22 Sep 2022 - 17:26 WIB
Sindir Koruptor Bebas 'Berjamaah', KPK: Ikut Donor Darah dan Pandai Membatik Dapat Remisi
Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron

Komisi Yudisial (KY) menelusuri informasi pemberitaan yang menyebutkan KPK menangkap hakim agung terkait pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA). Badan antikorupsi mengakui telah menangkap sejumlah pihak terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan di Semarang dan Jakarta, pada Rabu (21/9/2022) malam, namun masih menutupi identitas yang telah diamankan.

Jubir MK Miko Susanto Ginting mengaku lembaganya perlu untuk memverifikasi informasi penangkapan hakim agung ini. Sementara pihak KPK menyebutkan, OTT terkait kepengurusan perkara dan suap dengan alat bukti mata uang asing. Apabila benar KPK menangkap hakim agung maka ini kali pertama badan antikorupsi ‘menggarap’ hakim agung dalam perkara korupsi.

Baca juga
Mantap Pak Erick, LHKPN Kementerian BUMN Capai 100 Persen!

“Benar, KY memperoleh informasi ada penangkapan. Sedang ditelusuri dan diverifikasi terlebih dahulu. Termasuk melibatkan hakim atau tidak,” kata Miko, di Jakarta, Kamis (22/9/2022).

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron menyebutkan, OTT di lingkungan MA berkaitan dengan suap dan pungutan. “Berkaitan dugaan tindak pidana korupsi suap dan pungutan tidak sah dalam pengurusan perkara,” kata Ghufron, kepada wartawan.

Berdasarkan informasi yang beredar, lima orang sudah berhasil diamankan badan antikorupsi. Jubir KPK Ali Fikri belum mengonfirmasi ketika disinggung pihak yang ditangkap salah satunya hakim agung.

”Pihak-pihak dimaksud, saat ini sudah diamankan dan dibawa ke gedung Merah Putih KPK untuk di mintai keterangan dan klarifikasi,” tutur Ali Fikri.

Baca juga
Foto: Ubedilah Sambangi Gedung KPK

Ali melanjutkan, tim penyidik bakal mengonfirmasi temuan alat bukti mata uang asing kepada pihak-pihak yang diamankan. “Pada kegiatan ini juga turut diamankan sejumlah barang antara lain berupa uang dalam pecahan mata uang asing yang hingga saat ini masih di konfirmasi ke para pihak yang ditangkap tersebut,” tuturnya.

Tinggalkan Komentar