Lagi, 13 Anggota Polisi di NTT Permalukan Kapolri

Lagi, 13 Anggota Polisi di NTT Permalukan Kapolri - inilah.com
foto istimewa

Sejak adanya perintah dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menindak tegas anggota yang melanggar kode etik, pencopotan terhadap anggota Poliri terjadi secara beruntun.

Bahkan hari ini, Kamis (28/10/2021) pemecatan kembali terjadi. Sebanyak 13 anggota Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) diberhentikan tidak dengan hormat karena melakukan tindakan asusila dan menelantarkan keluarga.

“Saya melihat banyak kasus polisi yang belum tuntas diselidiki, sehingga saya panggil kepala Bidang Propam serta SDM untuk membicarakan hal itu,” kata Irjen Lotharia Latif, Kapolda NTT, Kamis (28/10/2021).

13 anggota polisi yang dipecat itu berasal dari beberapa polres di wilayah NTT di antaranya 2 anggota Polres Lembata, 2 anggota Polresta Kupang, 1 orang dari Polres Belu, 2 anggota Polres Timor Tengah, 1 orang dari Polres Sikka, 1 orang dari Polres Alor, 1 orang dari Polres Flores Timur, 2 oanggota Polres Timor Tengah Selatan dan 1 orang dari Polda NTT.

Baca juga  Korlantas Polri Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di WSBK Mandalika

Menurutnya, 13 anggota polisi itu terlibat kasus sejak 2005 silam, namun sanksinya baru dilakukan pada hari ini. Kasus tersebut pun menambah daftar anggota polisi yang telah mempermalukan Kapolri selama satu bulan terakhir.

“Keputusan untuk memecat mereka baru dilakukan saat ini karena ada beberapa kasus yang perlu dikoordinasikan dengan instansi terkait,” tandasnya.

Tinggalkan Komentar