Rabu, 01 Februari 2023
10 Rajab 1444

Lampu Merah CBD Dinonaktifkan Pasca Kecelakaan Maut Truk Pertamina, Muncul Petisi Dihapus Saja

Selasa, 19 Jul 2022 - 18:03 WIB
Lampu Merah Cbd Cibubur, Lokasi Kecelakaan Maut Truk Pertamina - inilah.com
Lampu Merah Cbd Cibubur, Lokasi Kecelakaan Maut Truk Pertamina

Traffic Light atau lampu merah di Jalan Alternatif Cibubur arah Cileungsi yang jadi lokasi kecelakaan maut truk tangki Pertamina kini dinonaktifkan.

Kecelakaan yang menyebabkan 11 orang meninggal itu terjadi lantaran truk Pertamina berisi BBM mengalami rem blong saat berada di lampu merah dengan kontur menurun tersebut.

Akibatnya, sejumlah mobil dan beberapa motor diseruduk truk Pertamina yang jalan menurun.

“Pada 16.40 WIB truk tangki mengalami kecelakaan di Jalan Alternatif Cibubur arah Cileungsi Bogor. Saat ini masih penanganan Polri. Ada kepadatan lalu lintas agar pengendara menghindari ruas jalan tersebut,” kata akun Instagram resmi TMC Polda Metro.

Baca juga
Presiden Jokowi: Biaya Haji Masih Dikaji, Belum Final

Pantauan di lokasi, lampu merah di Perumahan Citragrand CBD kini hanya lampu kuning saja yang menyala.

Sementara simpang yang mengarah ke Jakarta dari arah perumahan Citragrand CBD, ditutup barrier oranye.

Bahkan di media sosial, muncul petisi untuk menutup lampu merah di lokasi tersebut, bahkan petisi itu telah ditandatangani 30.585 orang hingga pukul 10.51 WIB, Selasa, 19 Juli 2022.

Petisi melalui change.org itu dibuat oleh seorang pengguna bernama Umi N dengan target awal tandatangan petisi sebanyak 35.000 orang. Dalam deskripsi petisi, disebutkan penutupan traffic light ini penting karena jalanan di lokasi itu turunan dan berbahaya.

Baca juga
Disinggung Megawati, FX Rudy Tegaskan Loyalitasnya ke PDI Perjuangan

Lampu lalu lintas itu pun disebutkan hanya untuk keluar masuk kendaraan proyek central business district (CBD) di seberang Citra Grand Cibubur. “Dengan adanya project tersebut dibuat lampu merah untuk keluar masuk kendaraan dari CBD, padahal kontur jalanan tersebut adalah turunan baik dari arah Jakarta maupun Cileungsi,” tulis Umi N dalam petisi itu.

Tinggalkan Komentar