Jumat, 12 Agustus 2022
14 Muharram 1444

Larissa Rochefort Ngaku Sempat Buta saat Jadi Wraith di Apex Legends Mobile

Sabtu, 02 Jul 2022 - 16:05 WIB
Penulis : Ibnu Naufal
Larissa Rochefort sebagai  Wraith (tangkapan layar)
Larissa Rochefort sebagai  Wraith (tangkapan layar)

Electronics Arts (EA) menggelar roadshow perdana dari Apex Legends Mobile, yang mengadopsi kearifan lokal Indonesia yakni Jagad Sandya Legenda” memadukan dengan wayang kulit.

Dalam promosi videonya Apex Legends Mobile Indonesia turut dibintangi oleh cosplayer cantik kenamaan Indonesia, Larissa Rochefort yang memerankan karakter Wraith. Ia pun menceritakan tantangan di balik menjadi karakter yang terkenal dengan kemampuan berpindah lokasi dengan cepat tersebut.

“Tantangannya adalah ketika shooting di Jogja cuaca panas dan harus memakai full soft lens putih, saat itu jadi benar-benar tidak bisa melihat apapun dalam beberapa momen,” ungkap Larissa di sela-sela pertunjukan wayang kulit kolaborasi Apex Legends Mobile bertajuk “Jagad Sandya Legenda” di Jakarta, Kamis (02/07/2022).

Baca juga
VNG Rilis Game RPG Heroes of Crown di Android dan iOS

Larissa juga menuturkan seluruh pembuatan kostum untuk promo video Jagad Sandya Legenda dibuat secara spesial. Dari penuturannya Larissa membuat khusus penjahit dari Bandung dan dari Yogyakarta pengerjaanya memakan selama sebulan lebih.

“Semuanya made in Indonesia, karya anak bangsa” ungkapnya bangga.

Larissa Rochefort (Foto inilah.com)
Larissa Rochefort (Foto inilah.com)

Sementara itu, pentas wayang memang menjadi acara puncak yang dihadirkan dalam “Jagad Sandya Legenda”.

Pengunjung disuguhkan penampilan wayang kulit kontemporer melalui lakon cerita yang dibuat dan didalangi oleh Ki Bayu Aji Nugraha dari Sanggar Seni Bajran Gupita, Yogyakarta, yang menceritakan perjuangan Legends dari Apex Legends Mobile melawan kebatilan.

“Ini merupakan tantangan bagi saya dan teman-teman karena wayang kulit konvensional dipadukan dengan Apex Legend Mobile. Tantangan terbesarnya adalah mencari karakter konvensional yang sesuai dengan itu, kemudian saya kombinasikan dengan suguhan konvensional modern di alur ceritanya,” papar dalang Ki Bayu Aji Nugraha.

Baca juga
Inilah Daftar Pemenang Penghargaan Nimo TV Gala 2021

Singkat cerita, lakon pewayangan 10 adegan ini menceritakan perseteruan raja baik bernama Prabu Jayeng Katong melawan tiran raksasa bernama Prabu Godha Angkara, yang membabi buta memperebutkan tahta kekuasaan.

Ia pun berharap game Apex Legends Mobile nantinya juga bisa menghadirkan karakter-karakter yang bernuansa lokal.

“Semoga bisa bertambah karakter baru dengan khazanah lokal khususnya wayang karena dalam wayang setiap tokoh punya kesaktian sendiri cocok untuk dijadikan tokoh game,” kata Ki Bayu Aji Nugraha.

 

Tinggalkan Komentar