Minggu, 22 Mei 2022
21 Syawal 1443

Lebaran 2022: Sebanyak 476 Orang Korban Meninggal Dunia

Lebaran 2022: Sebanyak 476 Orang Korban Meninggal Dunia - inilah.com
Direktur Utama Jasa Raharja Rivan Purwantono. Foto: Humas Jasa Raharja

Jasa Raharja melaporkan, jumlah korban yang mendapatkan santunan perseroan adalah sebanyak 476 orang korban meninggal dunia dan 3.767 orang korban luka-luka yang masih dirawat di Rumah Sakit.

“Kami terbitkan surat jaminan melalui integrasi online dengan Rumah Sakit,” kata Direktur Utama Jasa Raharja Rivan Purwantono, dalam keterangan tertulis yang Inilah.com terima di Jakarta, Kamis (5/5/2022) malam.

Ia menyampaikan bahwa dari jumlah 2.673 kejadian kecelakaan sampai dengan per hari ini periode H-7 hingga H+3 atau Kamis (5/5/2022), pihaknya telah menyerahkan santunan sebesar Rp55,4 miliar.

Tentunya, kata dia, angka-angka tersebut menurun ketimbang tahun 2019, di mana untuk korban meninggal dunia turun 66,6% dan korban luka-luka turun 48,8%.

Walaupun angka kecelakaan mengalami penurunan dibandingkan dengan periode Lebaran tahun 2019, diharapkan masyarakat yang saat ini akan kembali balik ke Jakarta tetap turut berperan aktif dalam menjaga keamanan, keselamatan dan ketertiban.

Baca juga
Hasil Riset Sebut Pria dengan IQ Rendah Tidak Setia pada Satu Perempuan

Ini tentu dengan mentaati peraturan yang berlaku, seperti rekayasa lalu lintas sistem ganjil-genap dan oneway atau juga contraflow.

Rivan menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas penurunan angka kecelakaan lalu lintas pada periode H-7 hingga H+3 Lebaran 2022.

Apresiasi tersebut ia sampaikan di sela-sela kunjungan peninjauan kesiapan Pos PAM Lebaran di Bawen dan Kalikangkung Semarang bersama dengan Kakorlantas Polri Irjen Pol Firman Shantyabudi bersama Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Lutfi.

Dalam keterangan persnya, Rivan menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada masyarakat yang turut berperan aktif menjaga keteriban selama perjalanan mudik.

Selain itu, ia menyampaikan penghargaan yang sebesar-besarnya atas kerja sama dan dukungan serta upaya yang telah dilakukan oleh pihak Kemenhub RI, Kementerian BUMN RI, Korlantas Polri, Pemerintah Daerah, Instansi/Lembaga terkait, serta BUMN.

Baca juga
Relawan Perbatasan RI-RDTL Deklarasi Dukung Airlangga Presiden

“Sehingga angka kecelakaan dapat dikendalikan lebih rendah ketimbang tahun sebelumnya, serta Program Mudik Aman Mudik Sehat Tahun 2022 dapat terselenggara dengan baik,” ujarnya.

Selain itu, ia mengharapkan pemudik mempersiapkan segala keperluan perjalanan sebaik mungkin, tetap menjaga kesehatan diri, keluarga dan lingkungan.

“Khusus pemudik yang akan kembali ke Jakarta dengan menggunakan kendaraan pribadi agar taati aturan rekayasa lalu lintas yang ditetapkan Pemerintah, baik itu sistem ganjil-genap dan oneway atau juga contraflow, walaupun angka kecelakaan periode Lebaran tahun ini lebih rendah dibandingkan tahun 2019,” lebih lanjut Rivan mengatakan.

Selain itu, ia menghimbau agar Para Pemudik mempersiapkan fisik sebaik mungkin, memanfaatkan fasilitas untuk beristirahat apabila lelah dan ngantuk pada memanfaatkan Pos Pelayanan Terpadu atau Rest Area serta melakukan pengecekan kondisi kendaraan yang digunakan sebelum berangkat.

Baca juga
Polri Tegaskan Tak Beri Vaksin Booster untuk Non Nakes

Pemerintah melalui sinergi dari berbagai instansi Polri, Kemenhub RI, Kementerian BUMN RI melalui Jasa Raharja dan BUMN lain yang terlibat langsung, terus melakukan upaya-upaya strategis agar masyarakat yang mudik dan kembali ke Jakarta dapat melakukan perjalanan secara aman dan sehat.

“Itu sebagaimana arahan Bapak Presiden dapat betul-betul terwujud sebagai Mudik Aman Mudik Sehat yang memberi berkah untuk semua lapisan masyarakat,” imbuh Rivan.

Tinggalkan Komentar