Sabtu, 01 Oktober 2022
05 Rabi'ul Awwal 1444

Lepas dari Sony Music Indonesia, Superman Is Dead Kembali Independen

Kamis, 18 Agu 2022 - 20:09 WIB
Penulis : Anton Hartono
sid
Superman Is Dead

Grup musik punk rock Superman Is Dead (SID) mengumumkan kembali independen setelah menyelesaikan kerja sama dengan label Sony Music Indonesia.

SID terbentuk pada 18 Agustus 1995 dan sejak itu merilis tiga album secara independen antara lain Case 15 (1997), Superman Is Dead (1998), dan Bad Bad Bad (2002).

Grup ini kemudian bergabung dengan label mayor Sony Music dan menelurkan enam buah album sejak 2003 dimulai dengan album Kuta Rock City hingga Tiga Perompak Senja (2018). Selain itu, SID juga pernah mengeluarkan album format vinyl di bawah naungan Sony Music berjudul The Early Years, Blood, Sweat and Tears (2012) yang berisi lagu-lagu terbaik mereka.

“Ya, kembali ke indie lagi. Kami rencananya mudah-mudahan bisa membentuk manajemen baru untuk ke mana nanti SID harus dibawa,” kata Bobby Kool, gitaris yang merangkap vokalis SID, Kamis (18/8/2022).

Baca juga
Jerinx Kembali ke Jeruji Besi Setelah 6 Bulan Hirup Udara Bebas

Lebih lanjut, Bobby menjelaskan bahwa alasan SID kembali lagi menjadi independen karena kontrak dengan Sony Music telah berakhir. Langkah selanjutnya, SID berencana untuk membangun manajemen sendiri.

“Dan kami juga banyak juga belajar (saat kami) di major label. Banyak sekali belajar. (Setelah kontrak selesai) Apakah kami harus masuk ke major label lagi, dan di situ kami putuskan untuk tidak lagi masuk ke major,” kata Bobby.

Sementara itu Jerinx menambahkan keputusan untuk kembali independen akan membawa banyak perubahan di tubuh SID, termasuk secara bisnis hingga pengelolaan sistem.

“Pokoknya akan ada perubahan besar dari SID tahun ini karena banyak adaptasi dengan bisnis musik sekarang. Dan aspek lain di luar musik itu akan kami gabungkan jadi satu, jadi di bawah satu pintu semuanya,” ujarnya.

Baca juga
Jerinx Bebas, SID Bakal Gelar Konser 13-14 Agustus

Mengakhiri kerja sama dengan Sony Music, SID akan meluncurkan video klip berjudul Tentang Tiga berisi kisah perjalanan ketiga personel. Video terakhir di bawah naungan Sony Music itu rencananya akan ditayangkan melalui saluran resmi YouTube SID.

Music Video Director Erick Est mengatakan ide pembuatan video klip tersebut sebetulnya sudah direncanakan sejak lama sekitar tahun 2020. Ia menjelaskan isi video seperti dokumentasi atau rangkuman kisah tiga personel SID.

Menurut Erick, tantangan terbesar membuat video “Tentang Tiga” adalah mengubah format rekaman mentah yang masih tersimpan dalam kaset menjadi bentuk digital. Kaset tersebut diberikan oleh SID kepada Erick, berisi momen ketika tiga personel melakukan kegiatan bersama-sama.

Baca juga
Korea Investment and Sekuritas Genjot Jumlah Investor Ritel dengan KOINS

Setelah lepas dari Sony Music, SID juga berencana untuk menelurkan karya baru yang direkam oleh Jerinx selama ditahan di penjara. Bobby mengatakan lagu baru mereka akan masuk dalam tahap mixing.

Karya tersebut, imbuh Jerinx, juga akan dibuat dalam bentuk video klip dan telah ada pihak yang akan mendukungnya. Menurutnya, karya baru SID akan menjadi karya pertama di dunia yang rekamannya dibuat di dalam penjara.

“Kalau yang bikin klip di penjara ada, Metallica, Johnny Cash. Tapi untuk rekaman itu yang belum ada,” ujar Jerinx.

Tinggalkan Komentar