LPSK Siap Beri Perlindungan kepada Saksi dan Korban Pinjol Ilegal

LPSK Siap Beri Perlindungan kepada Saksi dan Korban Pinjol Ilegal - inilah.com
(ist)

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) siap memberikan perlindungan kepada saksi dan korban pinjaman online (pinjol) ilegal.

“Kami siap memberikan perlindungan mulai dari proses penyidikan sampai peradilan,” kata Wakil Ketua LPSK Achmadi saat memberikan keterangan pers bersama Menko Polhukam Mahfud MD dan Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto secara daring di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Jumat (22/10/2021).

LPSK menyebut sudah berkoordinasi dengan Bareskrim Polri serta pihak terkait untuk melindungi para korban.

“Ini penting agar pelapor atau pemohon merasa aman tidak takut, dapat menerangkan keterangan yang sebenar-sebenarnya. LPSK siap memberikan perlindungan kepada saksi pelapor maupun korban,” kata Achmadi.

Baca juga  Kiai Said Aqil dan Gus Yahya Bersaing Ketat pada Pemungutan Suara Ketum PBNU

LPSK juga akan melakukan pendalaman kepada beberapa korban.

Baca juga: Mahfud MD Tegaskan Pinjol Ilegal Tidak Penuhi Syarat Perdata

Menurut Achmadi, pinjol ilegal begitu meresahkan masyarakat. Meski, peminjaman dapat dilakukan secara cepat dan mudah, tapi bunganya sangat tinggi dan menjerat.

Dia pun meminta agar para korban tidak ragu untuk mengajukan permohonan perlindungan kepada pihaknya. Para korban pun bisa datang langsung ke kantor LPSK hingga bisa menghubungi call center 148.

“Teknisnya? Mudah, bisa datang langsung, email, atau bisa juga melalui 148 call centre nanti akan di-follow up (ditindaklanjuti) dan untuk itu sekali lagi kami siap memberikan perlindungan kepada saksi dan korban dalam proses peradilan pidana sesuai ketentuan UU,” kata Achmadi.

Baca juga  AFPI Apresiasi Langkah Polri Tindak Tegas Pinjol Ilegal

Baca juga: Polisi Sudah Ungkap 13 Kasus Pinjol Ilegal

Sementara itu, pemerintah mengimbau kepada korban pinjol ilegal agar berani melapor jika terus diteror mengembalikan tagihan.

“Kami imbau kepada masyarakat, para korban-korban supaya berani melapor. Polisi akan memberikan perlindungan dan nanti terkait dengan perlindungan yang lebih spesifik bisa dilakukan oleh Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban yang semuanya itu disediakan sebagai instrumen undang-undang,” ujar Menko Polhukam Mahfud MD.

Tinggalkan Komentar