Senin, 04 Juli 2022
05 Dzul Hijjah 1443

Lutfi Harap Inilah.com Bantu Selesaikan Persoalan Negeri

Selasa, 17 Agu 2021 - 15:48 WIB
Penulis : Anton Hartono
Lutfi Harap Inilah.com Bantu Selesaikan Persoalan Negeri - inilah.com

Jurnalisme Solusi menjadi titik awal semangat Inilah.com memulai kembali sebagai media yang memberikan informasi kepada masyarakat yang beberapa waktu lalu sempat vakum.

Pada 17 Agustus 2021, bertepatan dengan HUT Kemerdekaan RI ke-76 menjadi saksi peluncuran Inilah.com Reborn yang membawa konsep Konsep Jurnalisme Solusi. Jurnalisme Solusi ini diyakini bisa memberikan edukasi kepada masyarakat dan menjawab persoalan negeri.

Ucapan selamat pun bermunculan dari beberapa tokoh untuk memberikan dukungan kepada Tim Inilah.com dalam menyebarkan informasi kepada publik. Salahsatunya adalah Menteri Perdagangan RI Muhammad Lutfi yang mengucapkan secara langsung kepada Inilah.com melalui siaran virtual.

Baca juga
Blusukan ke Pasar, Mendag Zulhas Serap Keluhan Pedagang Soal Lonjakan Harga Bahan Pokok

“Semoga dengan kembalinya Inilah.com serta konsep baru yaitu Jurnalisme Solusi, Inilahcom dapat memberikan harapan bahwa inovasi jurnalisme bisa ikut serta membantu menyelesaikan persoalan bangsa kita,” ujarnya.

Dukungan Mendag Lutfi ini mendapat apresiasi dari Pendiri Inilah.com Muchlis Hasyim Yahya, CEO Inilah.com Fahd Pahdepie, COO Inilah.com Ahmad Tazakka Bonanza, CMO Inilah.com Fajar Bayu Wibowo serta jajaran redaksi Inilah.com.

Mantan Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat ini dikenal sebagai menteri yang tegas terutama saat pemerintah menerapkan kebijakan PPKM Level 4 terutama saat dilonggarkannya aturan pusat perbelanjaan dan mal. Lutfi kerap mengimbau kepada masyarakat agar tetap mengikuti protokol kesehatan (prokes) selama beraktivitas.

Baca juga
Kemendag Keluarkan Aturan Baru, Produsen Wajib Ikut Program MGCR

Lutfi yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini meyakini ekonomi Indonesia akan melesat pada akhir 2030 mendatang. Hal itu pernah disampaikannya saat seminar e-commerce membahas potensi pertumbuhan ekonomi digital antara Filipina-Indonesia pada Juli 2021 lalu.

Tinggalkan Komentar