Rabu, 18 Mei 2022
17 Syawal 1443

Mahendra dan Darwin Cyryl Berebut Simpati DPR, Awas Lobi-lobi Politik

Demi Kursi Ketua OJK, Mahendra dan Darwin Cyryl Berebut Simpati DPR
Gedung DPR

Kalau tak ada aral, Komisi XI DPR memilih pimpinan baru Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada pekan depan. Mahendra Siregar bertarung dengan Darwin Cyril Noerhadi, berebut kursi Ketua OJK.

Dari dua nama itu, peluang Mahendra Siregar yang kini menjabat wakil menteri luar negeri, disebut-sebut terkuat. Mahendra lebih dekat dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani yang menjabat ketua panitia seleksi (pansel) Dewan Komisioner (DK) OJK.

Pada 2008-2009, Sri Mulyani ditunjuk sebagai Pjs Menko Perekonomian menggantikan Boediono yang terpilih sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI). Saat itu, Mahendra mendampigi Sri Mulyani sebagai Deputi Menko Perekonomian bidang Kerja Sama Internasional.

Pada 2010, Sri Mulyani curhat sedih lantaran Mahendra harus meninggalkan posisi Direktur Eksekutif Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI). Karena, SBY menunjukknya sebagai Wakil Menteri Perdagangan. “Saya sedih Mahendra diangkat menjadi Wakil Menteri Perdagangan, tapi apa mau dikata manusia berencana Tuhan juga yang menentukan,” kata Sri Mulyani saat itu.

Baca juga
Tiga Saham Pilihan di Tengah Tekanan Jual yang Melanda IHSG

Ekonom senior Didin S Damanhuri berharap, tahapan fit and propert test yang digelar Komisi XI DPR pada pekan depan, steril dari lobi-lobi politik. Saat ini, ketidak-puasan masyarakat terhadap kinerja OJK, cukup tinggi. Kasus investasi abal-abal, gagal bayar asuransi hingga pinjaman online (pinjol ilegal, begitu maraknya. “Jangan sampai pimpinan OJK dihasilkan dari lobi-lobi politik, atau kepentingan politik,” ungkapnya.

Didin berharap, DPR bisa melahirkan pimpinan OJK yang betul-betul independen dan kuat dalam memimpin lembaganya. “OJK saat ini membutuhkan strong leadership, orangnya independen, tidak mudah dilobi,” ucap Didin.

Informasi saja, ada 14 nama pilihan Presiden Joko Wdidodo (Jokowi) bakal menjalani tes uji kelayakan dan kepatutan dari Komisi XI DPR. Di mana, ada 7 nama yang mental. Selain itu, Jokowi memindahkan calon DK OJK ke posisi tertentu.

Baca juga
Puan: Salurkan THR dan Gaji ke-13 untuk ASN Tepat Waktu

Untuk posisi calon Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal merangkap Anggota OJK, mantan Dirut Bursa Efek Indonesia (BEI), Inarno Djajadi menjadi nomor 1 dan pejabat Bank Indonesia, Doddy Zulverdi di urutan 2. Dan, Hoesen digeser menjjadi kandidat nomor 1 di posisi Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Untuk calon Ketua DK OJK, ada dua nama yakni Mahendra Siregar dan Darwin Cyril Noerhadi. Calon Wakil Ketua DK OJK merangkap Ketua Komite Etik dan Anggota adalah Mirza Adityaswara dan Mohamad Fauzi Maulana Ichsan. Calon Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan merangkap Anggota OJK: Dian Ediana Rae dan Ogi Prastomiyono.

Baca juga
Sah, DPR Ketok Palu UU IKN

Calon Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal adalah: Inarno Djajadi, Doddy Zulverdi. Calon Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Dana Pensiun, Lembaga Pembiayaan, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (IKNB): Hoesen dan Pantro Pander Silitonga.

Calon Ketua Dewan Audit: Hidayat Prabowo dan Sophia Issabella Watimena. Calon anggota membidangi edukasi dan perlindungan konsumen; Friderica Widyasari Dewi dan Hariyadi.

Tinggalkan Komentar