Sabtu, 03 Desember 2022
09 Jumadil Awwal 1444

Mahfud MD Sebut Ada Pemred Dihubungi Ferdy Sambo

Kamis, 25 Agu 2022 - 11:39 WIB
Jokowi Tak Bisa Tolak Pencopotan Hakim MK Aswanto oleh DPR
Menkopolhukam Mahfud MD. (Foto: Ist)

Menkopolhukam Mahfud MD memenuhi panggilan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI untuk meluruskan berbagai pernyataan sebelumnya yang banyak beredar di media sosial terkait peristiwa pembunuhan terhadap Brigadir J yang di antaranya melibatkan Irjen Ferdy Sambo.

Dalam rapat ini, Mahfud juga menyebutkan sebuah informasi bahwasanya Ferdy Sambo sempat menghubungi sejumlah lembaga, beberapa anggota DPR, bahkan pemimpin redaksi (pemred) suatu perusahaan stasiun TV besar.

“Pak Sambo membuat kondisi (skenario) seperti itu menghubungi orang agar percaya. Nah siapa saja yang dihubungi ada komponen pemimpin redaksi di sebuah TV besar, kemudian Komnas HAM, lalu dan anggota DPR, itu saya katakan di media,” kata Mahfud MD saat ditemui seusai pertemuan dengan MKD di Jakarta, Kamis (25/8/2022).

Baca juga
Mendag Zulhas Segera Eksekusi Perintah Presiden Turunkan Harga Migor

Hal ini juga sudah diklarifikasi oleh Mahfud bahwa benar beberapa lembaga termasuk pemred tersebut dihubungi oleh Ferdy Sambo untuk mempercayai skenario yang telah dibuat. Namun, Mahfud juga menyebutkan bahwa ‘dihubungi’ melalui sambungan telepon bukanlah perbuatan pidana.

“Kompolnas, Komnas HAM, dan pemimpin redaksi itu sudah saya klarifikasi itu benar. Memang dihubungi oleh Sambo diundang ada yang ditelepon oleh Sambo untuk memberikan informasi itu. Satu anggota DPR tidak saya hubungi pertama karena ketika dihubungi tidak diangkat yang kedua karena itu bukan perbuatan pidana orang dihubungi orang itu bukan perbuatan pidana,” jelas Mahfud.

Mahfud juga menjelaskan kepada MKD bahwa tindakan Sambo menghubungi beberapa lembaga tersebut bukan untuk merencanakan pembunuhan, melainkan Sambo ingin membuat alibi pasca pembunuhan terjadi.

Baca juga
Jokowi-SBY 'Kompak' ke Candi Borobudur

“Bukan dalam rangka perencanaan pembunuhan, tetapi sudah terbunuh tetapi mau membuat alibi atau skenario,” sambung Mahfud.

Mahfud juga menegaskan bahwa dirinya tidak ingin mengungkap siapa saja secara spesifik nama beberapa orang yang dihubungi tersebut, termasuk pemred, dan salah satu anggota DPR RI.

“Sekarang saya datang karena diundang untuk menyatakan bahwa saya tidak akan membicarakan nama orang yang diduga di situ karena itu bukan tindak pidana,” tegas Mahfud.

Sebelumnya MKD menggelar pertemuan dengan Menkopolhukam Mahfud MD karena beredarnya isu yang berkaitan dengan adanya beberapa anggota DPR dan sejumlah lembaga yang dihubungi oleh Ferdy Sambo dalam peristiwa pembunuhan terhadap Brigadir J di rumah dinas mantan Kadiv Propam Ferdy Sambo.

Baca juga
Tuding Aremania Biang Rusuh Kanjuruhan, Ade Armando Dihadiahi Laporan Polisi

 

 

Tinggalkan Komentar