Manfaat Premarital Check-Up bagi Pasangan yang Hendak Menikah

Manfaat Premarital Check-Up bagi Pasangan yang Hendak Menikah - inilah.com
(Promkes Kemenkes.go.id )

Momentum pernikahan merupakan hal sakral yang saling bersambungan dari berbagai faktor kehidupan. Perjalanan hidup akan semakin intens yang melahirkan generasi selanjutnya, mewakili keluarga besar dari kedua belah pihak pasangan pernikahan.

Satu hal penting akan momentum pernikahan adalah terciptanya keadaan sehat jasmani dan rohani dari calon suami istri tersebut. 

“Keadaan sehat jasmani dan rohani merupakan faktor penentu dalam menyambut rencana pernikahan. Karenanya perlu melakukan premarital check-up, minimal enam bulan sebelum dilangsungkannya hari pernikahan, guna memenuhi waktu penatalaksanaan apabila terdektesi adanya masalah kesehatan dari kedua pasangan,” kata dr Tony Winata Sp.OG, melalui keterangannya dalam edukasi bincang sehat, Sabtu (25/9/2021).

Dokter spesialis kandungan dan kebidanan Siloam Hospitals Bekasi itu menambahkan, premarital check-up memiliki banyak manfaat. Diantaranya mendeteksi dan mencegah penyakit menular, menyembuhkan penyakit dengan menyesuaikan waktu sebelum persiapan pernikahan, dan segagai upaya mempersiapkan cara kehamilan terbaik dan menghasilkan keturunan yang sangat berkualitas

“Dengan melakukan premarital check-up, turut pula melengkapi beberapa vaksin yang diperlukan,” ujar dr Tony.

Penatalaksanaan Premarital Check-Up

Baca juga  Makan di Restoran Jepang 30 Menit ala Walikota

Tujuan premarital check-up, tentu saja untuk mencegah penularan penyakit kepada pasangan dan calon anak kelak. Selain bermanfaat guna mengetahui status kesehatan pasangan dan mendeteksi penyakit menular, seperti Hepatitis B dan HIV/AIDS, pun mendeteksi potensi penyakit atau kelainan genetik, seperti anemia sel sabit, thalasemia, dan hemofilia.

Dalam edukasinya, dr Tony Winata menutuskan, salah satu penyakit genetik yang dapat dicegah dengan pemeriksaan ini adalah thalasemia. Penyakit ini terjadi ketika sel darah merah tidak dapat menyebarkan oksigen ke seluruh tubuh dengan baik.

Lalu, apa saja jenis tes yang dilakukan pada premarital check up? Berikut adalah macam-macam tes yang akan Anda lakukan saat menjalani pemeriksaan ini:

1. Tes golongan darah

Baca juga  Layanan Wisata Medis Hadir di Indonesia via Nusastroke

Berguna untuk menyajikan sejumlah informasi dalam mempersiapkan garis keturunan. Jika golongan darah dari pasangan yang akan menikah, tidak cocok, hal tersebut dapat memengaruhi perkembangan bayi di dalam rahim, atau meningkatkan potensi adanya masalah kesehatan pada anak di masa depan.

2. Tes kelainan darah

Kelainan darah merupakan kondisi kesehatan yang berkepanjangan dan dapat memengaruhi kesehatan kehamilan Anda. Bayi yang lahir dari ibu dengan kelainan darah memiliki kemungkinan lebih besar untuk menderita penyakit yang sama.

3. Tes penyakit menular seksual

Hal ini penting guna mengantisipasi potensi penularan. 

4. Tes penyakit genetik

Dalam premarital check-up, tes ini dapat dilakukan untuk memeriksa diabetes, kanker, hipertensi, penyakit jantung, dan lain sebagainya.

Baca juga  Bingung Temukan Bakat Anak? Ini Tipsnya

Pada Penatalaksanaan premarital check-up, yang akan dilakukan yaitu pemeriksaan fisik dasar dan umum (tinggi berat badan, golongan darah dan rhesus, hematologi), Pemeriksaan penyakit keturunan atau kelainan genetik (diabetes, kelainan darah dan lainnya). Pemeriksaan penyakit infeksi menular dan pemeriksaan organ reproduksi. 

“Secara detail, penataan premarital check-up merupakan serangkaian tes kesehatan yang dilakukan calon suami Istri  yang meliputi konsultasi, rontgen dan laboratorium,” pungkas dr Tony.

Tinggalkan Komentar